Sering Dilalui Truk Galian C, Jalan Pasi Raya-Teunom Rusak Parah

Sering Dilalui Truk Galian C, Jalan Pasi Raya-Teunom Rusak Parah

BERITAKINI.CO, Calang | Ruas jalan penghubung Kecamatan Pasie Raya dengan Kecamatan Teunom, Aceh Jaya, rusak parah.

Jalan milik kabupaten tersebut rusak parah akibat kerap dilalui truk galian C yang mengangkut pasir yang dibawa ke Calang dan ke kabupaten tetangga.

Pantauan BERITAKINI.CO, lapisan aspal jalan banyak yang sudah mengelupas di beberapa titik akbat dilalui truk bermuatan berat. Selain itu banyak lubang-lubang besar menganga di ruas jalan itu, sehingga para pengguna jalan harus ekstra hati-hati.

Kerusakan terparah berada di Gampong Padang Kleng hingga Gampong Alue Jang, Kecamatan Pasie Raya. Selain itu, kerusakan juga terlihat di Gampong Blang Baro hingga Tuwi Perya dan Gampong Alue Punti.

“Kondisi seperti ini sangat meresahkan kami sebagai pengguna yang setiap harinya melalui jalan itu, karena dapat mengancam keselamatan,” kata Nasri, warga Gampong pasie Raya, Senin (12/11/2018).

Keberadaan jalan tersebut, kata Nasri, sangat vital bagi warga. Setiap hari, warga di kedua kecamatan tersebut beraktifitas dengan melintasi jalan itu. Dengan kondisi jalan yang rusak saat ini, menjadikan aktifitas warga terganggu.

Sebagai daerah penghasil PAD bagi Kabupaten Aceh Jaya, kata Nasri, warga setempat mengharapkan pemerintah daerah segera memperbaiki jalan rusak tersebut.

“Jika memang tidak ada anggaran tahun ini, kita minta Pemkab untuk berkoordinasi dengan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di daerah ini agar memberi perhatian dengan kondisi jalan,” harap Nasri.

Hal yang sama juga diungkapkan Geusyik Gampong Ceuraceu, Budiman. Ia berharap pemerintah segera mengaspal jalan menuju desa mereka.

Terpisah, Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Aceh Jaya, Heri Etika mengatakan, jalan lintas Teunom-Pasie Raya akan diperbaiki pada tahun 2019 mendatang.

"Kita sudah mengusulkan dana pengaspalan dan pemeliharan jalan berlubang di daerah itu. Tahun 2019 mendatang akan diaspal,” kata Heri. | ARIF HIDAYAT

Rubrik

Komentar

Loading...