Seorang Pria Ditangkap di Dekat Gedung Putih Karena Ingin Bunuh Donald Trump

Seorang Pria Ditangkap di Dekat Gedung Putih Karena Ingin Bunuh Donald Trump
Senyuman Donald Trump Usai Batal Dimakzulkan. ©2020 REUTERS/Joshua Roberts

BERITAKINI.CO | Polisi di Amerika Serikat menangkap seorang pria berusia 25 tahun di dekat Gedung Putih karena diduga ingin membunuh Presiden AS Donald Trump. Pria yang membawa pisau ini secara terang-terangan mengungkapkan keinginannya menghabisi presiden yang baru saja lolos dari sidang pemakzulan di tingkat senat tersebut.

Dilansir VOA Indonesia, polisi mengatakan seorang laki-laki yang membawa pisau ditangkap di luar Gedung Putih setelah ia mengatakan kepada petugas Secret Service bahwa ia berada di sana untuk membunuh presiden.

Departemen Kepolisian Metropolitan mengatakan oria yang bernama Roger Hedgpeth itu ditangkap Sabtu siang waktu setempat dengan tuduhan mengeluarkan ancaman untuk melukai seseorang.

Hedgpeth mendekati seorang petugas Secret Service yang sedang berpatroli di luar Gedung Putih dan mengatakan ia berada di sana untuk membunuh Presiden Donald Trump, serta mengatakan senjatanya adalah pisau, demikian menurut laporan polisi yang diperoleh Associated Press.

Periksa Kesehatan Mental
Polisi menemukan pisau sepanjang 9 sentimeter di dalam sarung di kantong kirinya. Ia juga memiliki sarung pistol yang kosong di kantong kanan.

Pria ini ditangkap dan dibawa ke rumah sakit untuk menjalani evaluasi kesehatan mental. Polisi juga menyita kendaraannya.

Nomor telpon yang terdaftar dalam buku telpon atas nama Hedgepeth berdering ketika dihubungi, tetapi tidak ada yang menjawab. Belum jelas di mana ia tinggal atau apakah ia sudah memiliki kuasa hukum yang dapat memberi penjelasan lebih lanjut.

Rubrik
Sumber
Merdeka.com
Pidie Jaya-Ramadan

Komentar

Loading...