Sengketa Tanah tak Selesai, Warga Demo di Kantor Bupati Aceh Singkil

Sengketa Tanah tak Selesai, Warga Demo di Kantor Bupati Aceh Singkil

BERITAKINI.CO, Singkil | Puluhan warga Aceh Singkil yang mengatas namakan Gerakan Aliansi Tani Masyarakat Aceh Singkil (GEMAS), mengelar aksi demo di depan kantor Bupati Aceh Singkil, Rabu (24/11/2018).

Aksi tersebut bentuk kekecewaan warga akibat belum selesai sengketa lahan dengan PT Delima Makmur yang telah berlangsung lama.

Koordinator aksi Hitler Tumangger dalam orasinya mengatakan, mereka meminta Pemkab Aceh Singkil agar menghentikan seluruh kegiatan PT Delima Makmur di atas lahan yang tidak memiliki izin HGU.

“Tetapkan status quo untuk lahan negara dan masyarakat seluas 3.181 hektar,” kata Hitler.

Dalam aksinya, peserta demo memberikan batas waktu selama 14 hari untuk penyelesaian persoalan sengketa lahan PT Delima Makmur dengan masyarakat.

Baca: Penyerobotan Lahan di Singkil, Polisi Tetapkan Direktur PT Delima Makmur Sebagai Tersangka

“Apabila tidak selesai dan berpihak kepada masyarakat, maka jangan salahkan masyarakat yang akan bertindak di lapangan,” tegas Hitler.

Selain tuntutan tersebut, para peserta aksi juga mendesak penegak hukum untuk menangkap Direktur PT Delima Makmur yang sudah berstatus tersangka.

“Tangkap oknum pejabat daerah dan anggota dewan Aceh Singkil jika terbukti berkonspirasi dengan PT Delima Makmur, agar tidak menciptakan bom waktu akibat permasalahan lahan,” kata Hitler.

Wakil Bupati Aceh Singkil dalam audiensi dengan perwakilan massa mengatakan Pemkab akan membahas kembali masalah tersebut bersama Muspida.

"Saya belum bisa memutuskan tuntutan ini, namun kita rencanakan akan merapatkan bersama Muspida," kata Sazali yang didampingi Sekda Aceh Singkil Drs Azmi. | IDRUS

Rubrik

Komentar

Loading...