Selesai Dibangun 2019, 12 Kios di Pantai Pelangi Pidie Terlantar

Selesai Dibangun 2019, 12 Kios di Pantai Pelangi Pidie Terlantar

BERITAKINI.CO, Sigli | Sebanyak 12 unit kios di kawasan objek wisata Pantai Pelangi, depan pendopo bupati Pidie, terlantar.

Deretan kios permanen berukuran 3 x 3 di Gampong Kuala Pidie itu bangun tahun lalu untuk pusat cendera bagi pelancong.

Kini, proyek yang telah menghabiskan uang daerah mencapai Rp 390 juta berseumber dari DAK tersebut, justru mulai mengalami kerusakan.

Buk Ita (51) salah satu pedagang warga Gampong Kuala Pidie berharap bangunan tersebut secepatnya difungsikan, mengingat pedagang terdampak dari pembangunan kios belum mendapatkan lapak yang layak.

Karena sebelumnya, 10 pedagang di lokasi tersebut diiming-iming akan akan dibangun kios berukuran 4 X 5 meter per segi, dilengkapi plafon dan fasilitas penunjang lainnya.

"Tapi kios yang dibangun ini miring, tidak persegi, kemudian tidak ada plafon dan ukurannya juga kecil," kata Buk Ita, Minggu (25/10/2020).

Selain masalah fasilitas penunjang, bangunan yang semula direncanakan 10 unit, dibangun 12 unit.

Pedagang sempat memprotes, karena rencana tersebut berubah.

"Gambar yang disodorkan kepada kami sangat bangus, tapi kenyataannya ya begini," kata Buk Ita sambil memperlihatkan bangunan mering.

Terlepas dari fasilitas yang tidak lengkap, para pedagang meminta pemerintah memfungsikan kios tersebut dengan menyerahkan kepada pedagan yang sebelumnya menempati lapak dagangan di lokasi itu.

"Sudah setahun bangunan ini dibiarkan terlantar, seharusnya langsung diserahkan agar bisa langsung ditempati," ujar Buk Ita.

Amatan BERITAKINI.CO bangunan yang dibangun tersebut tidak persegi, tapi sedikit miring membentuk sudut kecil, bahkan beberapa dinding permanen ditemukan keretakan. Pintu kayu terlihat renggang dan bergetah.

Di bagian atas juga tidak dipasangi plafon dan bahkan ditemukan kayu reng bagian atap depan berlumuran coran semen yang diduga bekas pakai.

Dilihat di LPSE.Pidiekab.go.id, proyek tersebut berjudul Pembangunan Kios Cenderamata di Kawasan Objek Wisata Pantai Pelangi di bawah tanggungjawab Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Pidie.

Proyek tersebut dikerjakan CV. Tata Jaya beralamat di Jalan Banda Aceh-Medan, Km 116 Gambi, Kecamatan Peukan Baro, Kabupaten Pidie dengan pagu Rp 390 juta.

Kepala Bidang Pariwisata Disparbudpora Pidie, Syammi Abdullah yang dikonfirmasi terpisah mengatakan, ada penambahan kegiatan atau addendeum dalam proyek tersebut, dari semula dalam perencanaan 12 unit kios dibangun lengkap dengan plafon, namum dalam perjalanan item plafon itu dihilangkan dan anggaran itu digeser untuk penimbunan.

"Bukan tidak ada plafon, tapi karena item penimbunan tidak cukup anggaran dibuat addendum, jadi item plafon hilang dan pindah ketimbunan," kata Syammi.

Sementara mengenai bangunan miring, Syammi mengaku bangunan tersebut mengikuti bidang tanah di lokasi.

Ia juga memaklumi penggunaan kayu yang tidak berkualitas pada bangunan kios tersebut karena harus berpacu dengan waktu.

"Soal kayu, mana ada kayu yang bagus dan kering kali, balum lagi harus kejar waktu, karena harus selesai Desembar 2019. Tapi kita sudah sampaikan kepada pemborong agar memperbaiki supaya saat dibagikan kepada masyarakat, sudah sempurna," ujar Syammi.

Rubrik

Komentar

Loading...