Selain Ketua KIP, DKPP Juga Pecat Ketua Panwaslih Aceh Besar

Selain Ketua KIP, DKPP Juga Pecat Ketua Panwaslih Aceh Besar

BERITAKINI.CO | Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menjatuhkan sanksi pemberhentian tetap terhadap terhadap Ketua Panwaslih Kabupaten Aceh Besar Adinirwan. Hal itu tertuang dalam putusan DKPP Nomor 176-PKE-DKPP/VII/2019 yang juga telah diumumkan di laman DKPP.

Dilihat BERITAKINI.CO, Rabu (9/10/2019), Adinirwan bersama dua komisioner lainnya yakni Nurhidayati dan Marhami dinilai telah melanggar kode etik penyelenggara pemilu.

Ketiganya diadukan oleh tiga ketua PPK masing-masing Ketua PPK Peukan Bada M Nur Abd Muthalib, Ketua PPK Montasi Pria Rizki , dan Ketua PPK Darussalam, Ridhwan.

Putusan Rapat Pleno Lima Anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum menerima sebagian aduan pengadu tersebut.

“Menjatuhkan Sanksi Pemberhentian Tetap kepada Teradu I Adinirwan selaku Ketua merangkap Anggota Panwaslih Kabupaten Aceh Besar terhitung sejak dibacakannya Putusan ini,” seperti yang dilihat BERITAKINI.CO dalam putusan tersebut.

DKPP juga memutuskan untuk merehabilitasi nama baik Teradu II Nurhidayati dan Teradu III Marhami selaku Anggota Panwaslih Kabupaten Aceh Besar terhitung sejak dibacakannya Putusan tersebut.

Baca: DKPP Pecat Ketua KIP Aceh Besar

“Memerintahkan Panwaslih Provinsi Aceh untuk menindaklanjuti Putusan ini sepanjang terhadap Teradu II dan Teradu III paling lama tujuh hari sejak Putusan dibacakan. Memerintahkan Bawaslu Republik Indonesia untuk menindaklanjuti Putusan ini sepanjang terhadap Teradu I paling lama 7 hari sejak Putusan dibacakan. Memerintahkan Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia untuk mengawasi pelaksanaan Putusan ini.”

Rubrik

Komentar

Loading...