SE Stickering BBM Dicabut, Antrean di SPBU Banda Aceh Langsung Mengular

SE Stickering BBM Dicabut, Antrean di SPBU Banda Aceh Langsung Mengular
Antrean di SPBU Lambhuk, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh, Jumat (16/10/2020) Foto: Ramadan

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Pemerintah Aceh telah resmi mencabut Surat Edaran Gubernur Nomor 540/9186 yang dikeluarkan pada tanggal 2 Juli 2020 tentang Program Stickering BBM.

Edaran itu dicabut per tanggal 15 Oktober 2020 dan terungkap ke publik secara luas per hari ini, Jumat (16/10/2020).

Lihat: Sedang Digugat ke Pengadilan, Plt Gubenur Aceh Cabut Kebijakan Stickering BBM Bersubsidi

Dengan pencabutan ini, artinya tak ada pembatasan seperti yang berlangsung selama dua bulan terakhir.

Kini semua kendaraan roda empat, kembali boleh mengonsumsi BBM bersubsidi yakni premium dan solar.

Alhasil, fenomena antrean panjang di SPBU-SPBU pun kembali terlihat.

Antrean di SPBU Lambhuk, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh, Jumat (16/10/2020) Foto: Ramadan

Amatan BERITAKINI.CO di SPBU Lambhuk, Kecamatan Ulee Kareng, Kota Banda Aceh, antrean kendaraan roda empat telah mengular sejak pukul 19.30 WIB tadi.

Kendaraan-kendaraan tersebut khususnya mengantre untuk mengisi BBM jenis premium.

Sementara pada posisi mesin dispenser BBM pertalite dan pertamax, tampak kosong.

Lihat: Kadis ESDM Bilang Plt Gubernur Aceh Cabut Edaran Stickering Karena Usulan Anggota DPRA

Sejumlah pengendara mengatakan, mereka rela mengantri karena didasari harga premium yang lebih murah sehingga terasa lebih hemat, terutama di mana pandemi.

Rubrik

Komentar

Loading...