Satu Polisi dan 9 Orang Tewas dalam Penembakan di Colorado

Satu Polisi dan 9 Orang Tewas dalam Penembakan di Colorado
Ilustrasi penembakan. (iStockphoto/FluxFactory)

BERITAKINI.CO | Seorang polisi dan beberapa orang dilaporkan tewas dalam penembakan di sebuah pasar swalayan di Boulder, Colorado, Amerika Serikat, pada Senin (22/3).

Dalam jumpa pers beberapa jam usai penembakan, kepolisian Colorado mengatakan seorang tersangka yang terluka telah ditangkap dalam insiden itu.

"Kami mencatat banyak orang yang tewas dalam insiden ini dan saya menyesal harus melaporkan bahwa salah satu dari mereka adalah aparat polisi Boulder," kata Komandan Departemen Kepolisian Boulder, Kerry Yamaguchi, seperti dikutip Reuters.

Yamaguchi mengatakan bahwa tim penyelidik baru saja memulai proses olah tempat kejadian perkara. Sampai saat ini, ia tidak tahu persis berapa orang yang tewas dan terluka dalam insiden itu.

Sementara itu, Yamaguchi mengatakan tersangka yang telah ditangkap polisi diyakini merupakan satu-satunya individu dengan luka dan selamat dalam insiden tragis itu. Namun, Yamaguchi sejauh ini belum memberikan rincian terkait tersangka tersebut.

Penembakan itu terjadi di swalayan King Soopers di daerah Table Mesa, Boulder. Lokasinya berada di sebelah timur Kota Rockies atau sebelah barat laut Ibu Kota Denver.

Menurut seorang lelaki yang menjadi saksi dan tidak disebutkan namanya, saat kejadian dia tengah berbelanja dengan sang istri. Dia lalu mendengar tiga kali suara letusan senjata api.

Pasangan suami istri itu lantas menyelamatkan diri bersama-sama dengan pelanggan lain dengan cara kabur melalui pintu bongkar muat barang yang terletak di belakang gedung swalayan itu.

Dari rekaman video di lokasi terlihat polisi menangkap seorang lelaki yang berjenggot tebal dan mengenakan celana pendek dengan kaki bersimbah darah. Diduga dia adalah pelaku penembakan.

Sampai saat ini belum diketahui identitas pelaku maupun korban hingga motif di balik penembakan itu. Biro Penyelidik Federal (FBI) ikut mengerahkan para agen untuk menyelidiki kejadian itu.

Rubrik
Sumber
CNNIndonesia.com

Komentar

Loading...