Satpam RSUD CND Mengaku Diminta Ajudan Direktur Usir Wartawan

Satpam RSUD CND Mengaku Diminta Ajudan Direktur Usir Wartawan

BERITAKIN.CO, Meulaboh | Petugas keamanan atau Satpam di Rumah Sakit Umum Daerah Cut Nyak Dhien (RSUD CND) Meulaboh, mengaku diperintahkan oleh ajudan direktur rumah sakit untuk mengusir wartawan saat meliput kunjungan tim Kementerian RI.

Hal itu diungkap dua petugas keamanan di rumah sakit plat merah itu saat diperiksa oleh penyidik Polres Aceh Barat, Jumat (26/10/2018).

Baca: Niat Meliput, Wartawan Diusir Satpam RSUD CND Meulaboh

"Mereka mengaku disuruh ajudan direktur," kata Kasat Reskrim Polres Aceh Barat Iptu M Isral, Sabtu (27/10/2018), di Meulaboh.

Kasat mengatakan, sejauh ini penyidik baru memanggil dua petugas Satpam untuk dimintai keterangan terkait pengusiran wartawan pada Rabu kemarin (24/10/2018).

Baca: Diusir Satpam RSUD CND, Wartawan Lapor Polisi

Rencananya, kata dia, penyidik juga akan memanggil ajudan direktur RSUD CND untuk dimintai keterangan.

"Senin kita akan melakukan pemanggilan terhadap ajudan direktur,” kata Iptu Isral.

Sebelumnya, sejumlah wartawan yang bertugas di wilayah Aceh Barat diusir oleh petugas keamanan di RSUD-CND.

Kedatangan wartawan media cetak, televisi, dan online, ke rumah sakit tersebut hendak melakukan peliputan kunjungan tim dari Kementrian Kesehatan RI terkait tewasnya dua pasien usai disuntik oleh perawat di ruang ibu dan anak beberapa hari lalu.

Tak terima atas perlakukan oknum Satpam, wartawan melaporkan kejadian itu ke Polres Aceh Barat dengan bukti lapor Nomor: LP/113/X/2018/RESABAR/SPK tanggal 24 Oktober 2018. | AIDIL

Rubrik

Komentar

Loading...