Santri Keracunan Massal, Wabup: Kita akan Tindak Tegas Pengelola Jika Terbukti

Santri Keracunan Massal, Wabup: Kita akan Tindak Tegas Pengelola Jika Terbukti
Wakil Bupati Aceh Besar, Tgk H Husaini A Wahab, membesuk santri korban keracunan makanan di RSUD Aceh Besar, Indrapuri, Rabu (1/8/2018) sore.(Foto: IST)

BERITAKINI.CO | Pemerintah Kabupaten Aceh Besar hingga saat ini belum bisa memberikan kepastian penyebab keracunan puluhan santri Pasatren Terpadu Assalam Solidarity Islamic Boarding School, Kota Jantho, Aceh Besar, Rabu (1/8/2018).

Pasca kejadian, sampel makanan yang dikonsumsi oleh seratusan santri telah diambil oleh Dinas Kesehatan setempat untuk dibawa ke Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Banda Aceh guna diteliti lebih jauh.

Wakil Bupati Aceh Besar, Tgk H Husaini A Wahab, mengatakan Pemkab Aceh Besar akan menindak tegas pihak yang bertanggungjawab di pesentren tersebut. Hanya saja, kata Wabup, saat ini pihaknya masih menunggu hasil uji terhadap sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan.

"Kita akan tindak tegas bila ada pihak yang sengaja, setelah adanya penangan oleh pihak berwajib,” ujar Wabup, saat membesuk santri korban keracunan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Besar, Indrapuri, Rabu sore.

Namun demikian, Waled Husaini sapaan akrab Wabup Aceh Besar, Ia menyakini bahwa akibat keracunan ini bukan hal yang disengaja dan pelakunya tidak mengetahui jika ikan tersebut tidak bisa dikosumsi.

Baca: Usai Sarapan, Santri Panti Asuhan di Jantho Keracunan Massal

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Aceh Besar, Jakfar SP saat mendampingi Wabup Aceh Besar mengatakan, pasatren itu dihuni oleh 210 santri. Dari jumlah tersebut, santri yang keracunan sebanyak 162 orang.

“Yang harus mendapatkan perawatan intisif di RSUD Aceh Besar sebanyak 83 orang dan RSU Ibnu Sina, Indapuri 3 orang. Sedangkan, selebihnya yakni 75 orang hanya memperoleh perawatan di Pukesmas Kota Jantho. Hanya santri, tidak ada dewan guru, yang keracunan,” katanya.

Terkait keracunan di Pesanten binaan Dinsos Aceh Besar tersebut, pihaknya akan memanggil pengelola pesantren untuk meminta informasi terkait keracunan yang mengakibatkan santri tersebut harus dilarikan ke rumah sakit.

"Sample makanan yang di makan para santri pagi tersebut sudah diambil pihak Dinas Kesehatan untuk pemeriksaan. Insya Allah bisa kita ketahui penyebabnya," pungkas Jakfar.

Sebelumnya, Bupati Aceh Besar Ir Mawardi Ali dan Sekdakab Aceh Besar juga menyempatkan mengunjungi santri korban keracunan di RSUD Aceh Besar.()

Komentar

Loading...