Safaruddin: Paripurna Pelantikan Nova Iriansyah Agenda Biasa-biasa Saja

Safaruddin: Paripurna Pelantikan Nova Iriansyah Agenda Biasa-biasa Saja

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Wakil Ketua DPRA Safaruddin mengatakan, paripurna pelantikan Nova Iriansyah menjadi gubernur sisa masa jabatan merupakan agenda biasa-biasa saja.

“Bagi kita Keppres Pengangkatan Nova Iriansyah biasa-biasa saja,” kata Safaruddin, Senin (19/10/2020).

Safaruddin menjelaskan, DPRA akan tetap patuh dan tunduk pada regulasi, karena Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 Tentang Pemerintahan Aceh mengamanatkan bahwa pelantikan gubernur dilakukan dalam rapat paripurna DPRA.

Adapun Keputusan Presiden (Keppres) terkait pengesahan pengangkatan Nova Iriansyah sebagai gubernur sisa masa jabatan, telah diterima DPRA.

“Biasanya akan dibawa ke rapat badan musyawarah terlebih dahulu untuk keputusan jadwal paripurnanya,” kata Safaruddin.

Sebelumnya, kata Safaruddin, Kementerian Sekretariat Negara memang sempat merencanakan pelantikan Nova Iriansyah di Jakarta.

“Namun salah satu pejabat Kementerian Dalam Negeri menjelaskan pada Sekretariat Negara kalau Aceh memiliki UUPA, di mana gubernur dilantik oleh Mendagri mewakili presiden dalam rapat paripurna DPRA,” katanya.

Alhasil, kata Safaruddin, saat ini Kemendagri menunggu keputusan DPRA terkait pelaksanaan paripurna tersebut untuk menyesuaikan dengan waktu Menteri Dalam Negeri.

Safaruddin belum bisa memastikan kapan Keppres Nomor 95/P Tahun 2020 Tentang Pengesahan Pemberhentian Wakil Gubernur dan Pengesahan Pengangkatan Gubernur Aceh Sisa Masa Jabatan 2017-2022 dibawa ke dalam rapat badan musyarawah.

“Karena suratnya pun baru kita terima tadi, tapi biasanya tidak lama, normatif saja, kita tunduk pada regulasi, dan sekarang DPRA sedang menegakkan regulasi,” katanya.

Rubrik

Komentar

Loading...