Saatnya ‘ACTION’ dengan Bank Aceh Mobile Banking

Saatnya ‘ACTION’ dengan Bank Aceh Mobile Banking
Direktur Utama Bank Aceh Syariah Haizir Sulaiman

Banda Aceh | Bank Aceh terus berupaya memanjakan nasabah dengan meningkatkan layanan serta menambah akses keuangan yang lebih mudah melalui mobile banking.

Mobile banking yang diluncurkan Bank Aceh diberi nama "ACTION" yang merupakan singkatan dari Aceh Transaction Online.

Direktur Utama Bank Aceh Syariah Haizir Sulaiman mengatakan, hadirnya ACTION menjawab kebutuhan pasar dan merupakan bentuk perhatian pemegang saham yaitu gubernur, bupati dan wali kota seluruh Aceh yang terus memantau progres dari finalisasi layanan tersebut.

Bank Aceh bekerjasama dengan PT Infosys Solusi Terpadu (IST) dalam transformasi digital banking tersebut.

ACTION, kata Haizir,” kini tersedia dalam platform Android maupun iOs.

“Aplikasi mobile banking ACTION berbasis online, real time dan dapat memperluas jaringan pelayanan sehingga masyarakat tidak perlu ke bank lagi untuk melakukan transaksi sehari-hari dan dapat melakukan pembayaran tanpa uang tunai (cashless payment),” kata Haizir.

“Dengan inovasi ini dapat meningkatkan pelayanan prima yang bisa menciptakan kepuasan bagi nasabah.”

Ia menilai bahwa orientasi pasar saat ini lebih kepada pemanfaatan teknologi digital. Dengan begitu, inovasi ini dapat lebih efisien bagi nasabah.

Haizir menambahkan mobile banking ACTION memiliki fitur untuk layanan non-transaksional, layanan cek saldo, mutasi rekening, histori transaksi dan layanan Islami berupa jadwal salat dan kiblat.

ACTION juga memiliki layanan transaksional yang cukup lengkap yang terbagi menjadi dua:

1. Transfer (antar bank online, antar rekening Bank Aceh, transfer via QR antar rekening Bank Aceh).

2. Pembayaran (zakat, infaq, e-setor, samsat Aceh, pendidikan).

Sebelum diluncurkan, lanjut Haizir, ACTION juga telah melalui beberapa fase percobaan guna mengantisipasi kendala-kendala yang dihadapi ketika mobile banking Bank Aceh ini digunakan oleh seluruh nasabah.

“Alhamdulillah kendala-kedala tersebut dapat diminimalisir sehingga kami baru dapat merilisnya di bulan November ini,” kata Haizir Sulaiman.

Haizir mengatakan, layanan ini akan diluncurkan secara resmi pada 10 November 2020 di Banda Aceh oleh gubernur Aceh.

Komentar

Loading...