Riset: Bayi Kelahiran era Pandemi COVID-19 Ber-IQ Rendah

Riset: Bayi Kelahiran era Pandemi COVID-19 Ber-IQ Rendah
Ilustrasi bayi yang lahir saat pandemi akan memiliki IQ rendah. FOTO/ IST

BERITAKINI.CO | Sebuah studi baru menemukan bayi yang lahir di masa pandemi Covid-19 berpotensi memiliki kecerdasan otak atau IQ yang lebih rendah.

Seperti dilansir dari Daily Mail Deteksi penurunan IQ diyakini didorong oleh kurangnya interaksi bayi dengan dunia luar saat aturan jam malam

Studi yang dilakukan sekelompok peneliti dari Brown University mengungkapkan, bayi yang lahir sejak Maret 2020 memiliki kemampuan kognitif, verbal, dan motorik yang lebih rendah dibandingkan bayi yang lahir sebelum wabah Covid-19.

Rata-rata IQ anak usia tiga bulan hingga tiga tahun juga turun dari sekitar 100 sebelum pandemi menjadi 79 saat pandemi.

Penurunan, pada gilirannya, lebih buruk di antara anak laki-laki dan mereka yang berlatar belakang miskin.

Menurut peneliti utama, Dr. Sean Deoni, faktor utama yang menyebabkan penurunan kinerja perkembangan anak dalam penelitian ini adalah stres yang dihadapi orang tua saat bekerja dari rumah.

Selain itu, penggunaan masker wajah juga mempengaruhi perkembangan bayi karena tidak bisa belajar dari ekspresi wajah.

"Kekhawatiran atas infeksi dan kehilangan pekerjaan telah menambah stres bagi orang tua, sedangkan bagi mereka yang bekerja dari rumah, mereka menghadapi tantangan untuk bekerja dan merawat anak-anak," katanya.

Tambah Deoni, saat orang tua stres, interaksi dengan anak akan berkurang secara signifikan.

“Meskipun penurunan IQ pada tahap awal tidak akan menjamin bahwa anak tersebut akan kurang cerdas di masa depan, namun kemampuan untuk memperbaiki keadaan menjadi semakin berkurang seiring dengan bertambahnya usia anak,” ujarnya.| sains.sindonews.com

Rubrik

Komentar

Loading...