Risal Nurul Fitri, Putra Abdya Kini Pimpin Kejati Gorontalo

Risal Nurul Fitri, Putra Abdya Kini Pimpin Kejati Gorontalo

Jakarta | Jaksa Agung Burhanuddin mengangkat Risal Nurul Fitri sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Gorontalo.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung Auditorium Gedung Menara Kartika Adhyaksa Kejaksaan Agung, Jakarta pada Rabu, 17 Februari 2021, bersamaan dengan pelantikan sejumlah pejabat Kejaksaan Agung lainnya.

Risal sebelumnya adalah Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Sulawesi Selatan di Ujung Pandang.

Pria asal Aceh Barat Daya (Abdya) kelahiran Yogyakarta ini juga pernah memimpin Kejari Blangpidie pada 2008 lalu.

Risal Nurul Fitri lahir di Yokyakarta 9 Maret 1962. Ayahnya juga seorang jaksa, Idris Noer SH, berasal dari Manggeng Abdya. Sementara ibunya adalah Siti Shaleha Munir dari Samadua, Aceh Selatan.

Risal Nurul Fitri memulai karirnya di kejaksaan sebagai Tata Usaha di Kejari Yokyakarta pada 1991 silam. Dia kemudian dimutasi ke Kejaksaan Agung pada 1993.

Selama di kejaksaan, Risal Nurul Fitri banyak menghabiskan waktunya mengisi sejumlah jabatan di jajaran Kejati Aceh.

Pada 1996 dia menjabat Kasubsi Sospol di Kejari Banda Aceh, lalu pada 1997 menjadi Kasipidsus di Kejari Tapaktuan. Kemudian menjadi Kasi PPH Kejati Aceh.

Pada 1999, Risal Nurul Fitri dipromosikan menjadi Kasi Pidsus di Kejari Tembilahan. Lalu pada 2001 menjadi Pemeriksa Intelijen pada Jamwas Kejagung RI.

Pada 2004, Kejagung mempercayainya menjabat sebagai Kasi Penyidikan pada Direktorat HAM Jampidsus Kejagung RI.

Hingga 2008, dia ditunjuk menjadi Kajari Blangpidie di Abdya.

Menjabat di sana selama dua tahun, Risal kemudian diangkat menjadi Asisiten Tindak Pidana Khusus Kejati Kaltim pada 2010. Empat tahun kemudian, dia kembali dipercaya memimpin kejaksaan negeri, kali ini di Pare-pare.

Kemudian berturut-turut menjadi Kasubdit Penyidikan Direktorat Pelanggaran HAM Berat Pada Jampidsus Kejagung RI apda 2016, Kasubdit Laporan dan Perlindungan Masyarakat pada Direktorat Penyidikan Jampidsus pada 2017 dan Koordinator pada Jaksa Agung Muda Intelijen Kejagung RI pada 2018.

Editor
Rubrik

Komentar

Loading...