Ridwan, Pembunuh Sadis Satu Keluarga di Gampong Mulia Divonis Mati

Ridwan, Pembunuh Sadis Satu Keluarga di Gampong Mulia Divonis Mati
Ridwan saat mendengarkan vonis yang dibacakan hakim Pengadilan Negeri Banda Aceh

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Pengadilan Negeri Banda Aceh memvonis mati Ridwan alias Iwan, pelaku pembunuh sekeluarga di Gampong Mulia, Kuta Alam, Banda Aceh.

Tiga korbannya adalah Tji Sun, Minarni, dan Callitos. Pembunuhan sadis itu terjadi pada Januari 2018 lalu.

Pembacaan vonis berlangsung Rabu (24/10/2018). Majelis Hakim dipimpin Totok Yanuarto yang didampingi dua orang hakim anggota.

Ridwan divonis bersalah karena dengan sengaja menghabisi nyawa keluarga Asun. Perbuatan Ridwan dianggap sadis apalagi salah satu korban yaitu anaknya Asun masih berusia di bawah umur.

Hakim Totok menyebutkan, tidak ada pertimbangan yang meringankan hukuman Ridwan.

"Menyatakan Ridwan terbukti telah melakukan tindak pidana pembunuhan berencana dan divonis dengan hukuman mati," ucap Totok.

Sementara itu, kuasa hukum Ridwan, Kadri Sufi kepada awak media mengatakan, putusan hakim kepada terdakwa diangggap terlalu berat. Menurut Kadri, tidak tepat hakim menjatuhkan pasal pembunuhan berencana.

"Itu kan hanya spontanitas. Dia (Ridwan) tidak terkendali. Saya tidak mengatakan vonis hakim tidak adil, tapi itu bukan tergolong pembunuhan berencana tapi pembunuhan biasa," kata Kadri.

Upaya hukum yang akan ditempuh, tambah Kadri, pihaknya akan melakukan banding.

"Kita akan ajukan banding," ujarnya.

Diketahui Ridwan adalah pelaku tunggal yang membunuh keluarga Asun tepatnya pada tanggal 5 Januari 2018. Ridwan membunuh keluarga etnis Tionghoa ini karena sakit hati terhadap Asun yang kerap memarahi dirinya.

Ridwan merupakan karyawan yang bekerja pada usaha distributor barang milik Asun. Ridwan membunuh Asun menggunakan balok dan pisau. Setelah membunuh Asun, kemudian Ridwan juga menghabisi nyawa istrinya, Minarni dan anaknya berusia 8 tahun Callitos.

Ridwan juga membawa kabur motor milik Asun dan sejumlah barang berharga. Ridwan sempat buron dan akhirnya ditangkap Polisi di Bandara Kualanamu, Sumut. | MAG-002

Rubrik

Komentar

Loading...