Residivis Teroris yang Ditangkap di Aceh Utara Rupanya sedang Rencanakan Pembunuhan

Residivis Teroris yang Ditangkap di Aceh Utara Rupanya sedang Rencanakan Pembunuhan
Senjata yang diduga akan digunakan untuk membalas dendam

BERITAKINI.CO, Lhokseumawe | Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe AKP Budi Nasuha mengungkapkan bahwa dua tersangka pencuri mobil, masing-masing MR dan AR, yang ditangkap kemarin, sedang merencanakan aksi balas dendam.

Senjata api jenis FN yang berhasil diamankan petugas dari hasil penangkapan itu, rencananya akan digunakan pelaku untuk menghabisi salah seorang berinisial B.

Baca: Polres Lhokseumawe Tangkap Residivis Teroris, Sepuncuk Senjata Api Disita

“B ini dinilai sudah mengkhianati MR, yang juga residivis terorisme. Sehingga MR ditangkap dan dijebloskan ke penjara beberapa waktu lalu,” kata Budi saat dihubungi BERITAKINI.CO, Selasa (26/9/2017).

Menurut Budi, pertemuan antara MR dan AR terjadi di LP Lambaro pada 2015 lalu. Saat itu, MR masih menjalani hukuman sebagai napi teroris. Sedangkan AR napi kasus narkoba.

"Saat di dalam tahanan mereka berencana membunuh B, setelah mereka keluar dari tahanan nanti,” katanya.

Pada Februari 2017 lalu, mereka lantas merencanakan pembelian senjata api. AR kemudian menyarankan untuk membeli dari salah seorang rekannya bernama Tengku Agam.

“Tengku Agam sudah kami periksa. Dia kini berada dalam Lapas Lhoksukon terkait kasus Din Minimi,” kata Budi.  

Hasil informasi dari Tengku Agam, senjata yang dijual Rp 10 juta kepada AR tersebut didapat dari Abu Razak yang merupakan DPO Polres Lhokseumawe.

Abu Razak juga anak buah Din Minimi yang kabur dari tahanan Lapas Kelas II A Lhokseumawe pada 18 September 2017.

AR ternyata lebih dulu bebas dari tahanan. Dia kemudian mengambil senjata yang dibelinya itu pada Tengku Agam dan menyimpannya di rumah MR.

Setelah MR dinyatakan bebas sekitar sebulan lalu, mereka kemudian melanjutkan rencana aksi pembunuhan itu. Mereka mencari B, target yang akan dihabisi.

“AR mencuri mobil di depan Masjid Islamic Center yang akan digunakan untuk mencari B, untuk dibunuh pada 25 Agusutus 20-17 lalu," kata Budi.

“Sebelum melakukan balas dendam dan mencoba membunuh B, keduanya sudah ditangkap oleh Tim Reskrim Polres Lhomseumawe.”

Pidie Jaya-Ramadan

Komentar

Loading...