Rekanan Teken Kontrak 463 Proyek APBA 2020 Rp 682 Miliar

Rekanan Teken Kontrak 463 Proyek APBA 2020 Rp 682 Miliar

Banda Aceh | Proyek-proyek investasi pemerintah yang didanai APBA 2020 sudah mulai berjalan. Sedikitnya 463 paket senilai Rp 682 miliar, akan segera direalisasikan.

Pemerintah Aceh telah mengikat kerjasama dengan para rekanan pemenang lelang. Penandatangan kontrak bersama juga telah dilakukan, Jumat (28/2/2020), di Anjong Mon Mata.

Pemerintah Aceh sebelumnya mengumumkan lelang pada 28 November 2019 dengan total sebanyak 1.735 paket senilai Rp 2,4 triliun.

Baca: Pemerintah Aceh Umumkan Tender APBA 2020

Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada seluruh pihak terutama rekanan atas terselenggaranya kontrak bersama yang relatif cepat.

“Harapan  ke depan kualitas kegiatannya dapat memenuhi standar mutu dan administrasinya cukup waktu,” ujar Nova.

Kemudian Nova juga menegaskan penandatangan kontrak bersama ini juga sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas publik dalam sistem pengadaan barang dan jasa di Aceh.

“Ini adalah amanah rakyat untuk saudara laksanakan dan memberikan yang terbaik kepada masyarakat. Ingat ini untuk masyarakat berilah yang maksimal terutama mutu konstruksi dan barang. Konsultan pengawas akan melakukan tugasnya untuk kualitas konstruksi tersebut,” katanya.

Adapun kontrak bersama yang ditandatangani tersebut masing-masing sebanya 277 paket senilai Rp 219,3 miliar dengan sistem e-katalog, dan 187 paket senilai Rp 463 miliar lewat sistem lelang.

Paket tersebut antara lain adalah Rumah Layak Huni 254 paket senilai Rp 198,22 miliar, Gedung 12 paket senilai Rp 230 miliar, Sarpras Panti 10 paket senilai Rp 6,57 miliar, Sarpras Pasar 10 paket senilai Rp 9,28 miliar, PMT Balita/Bumil 8 paket Rp 6,95 miliar, Bantuan UEP 6 paket senilai Rp 3 miliar, Jalan Lingkungan, Jalan produksi, Jalan perkebunan 4 paket senilai Rp 3 miliar, Bibit dan Benih 4 paket senilai Rp 2 miliar, Asrama 4 paket senilai Rp 3,83 miliar, Kapal Fiber dan Perahu 2 paket senilai Rp 96,25 miliar, Sarana Ibadah 2 paket senilai Rp 5 miliar, Sarpras Peternakan 2 paket senilai Rp 1,34 miliar, Sarpras Pendidikan 2 paket senilai Rp 1,64 miliar, Bantuan WKSBM 2 paket senilai Rp 0,99 miliar, Jaringan Irigasi 1 paket senilai Rp 3,19 miliar, Lampu Jalan 1 paket senilai Rp 0,50 miliar, Peralatan Bencana 1 paket senilai Rp 0,81 miliar, Pupuk 1 paket senilai Rp 0,98 miliar, Sarpras Air Bersih 4 paket senilai Rp 2,40 miliar, Sarpras Kantor 4 paket senilai Rp 2,78 miliar, Perlengkapan Kantor 18 paket senilai Rp 10,6 miliar, Jasa Lainnya 13 paket senilai Rp 44,61 miliar, Barang lainnya 25 paket senilai Rp 20,11 miliar, dan Konsultan 72 paket senilai Rp 20,77 miliar.

Plt Gubernur juga mengingatkan agar para Kepala SKPA, KPA dan PPTK untuk segera melakukan penyelesaian semua administrasi yang dibutuhkan dan melakukan pengawasan dan pengendalian atas pelaksanaan proyek tersebut sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

Selanjutnya Plt Gubernur juga menghimbau seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal semua operasional dilapangan.

Pl  Gubernur juga mengingatkan kepala SKPA untuk segera menyelesaikan sisa paket yang belum ditender “Saya berharap akhir Maret ini semua paket lelang sudah terlaksana” ujar Nova.[]

Rubrik

Komentar

Loading...