Rebut Senjata Polisi, Bandar Narkoba ini Tertembak di Aceh Timur

Rebut Senjata Polisi, Bandar Narkoba ini Tertembak di Aceh Timur

BERITAKINI.CO, Aceh Timur | Seorang bandar sabu berinisial MJ (30), Warga Kecamatan Madat, Aceh Timur, dan seorang personel Polres Aceh Timur mengalami luka tembak di bagian kaki.

Keduanya mengalami luka tembak usai bergumul dalam penggerebekan transaksi sabu di sebuah warung yang terletak di Dusun Cempaka, Gampong Seuneubok Pidie, Kecamatan Madat, Selasa kemarin (12/2/2019) sekitar pukul 15:00 WIB,

Kasat Narkoba Polres Aceh Timur Iptu Yaser Arafat Riza Habibi mengatakan, saat penggerebekan MJ berupaya merebut senjata milik anggota Sat Narkoba Polres Aceh Timur, hingga akhirnya senjata api meletuskan peluru yang menyasar ke mereka.

“Pelaku melawan dan berusaha untuk merebut senjata milik petugas, sehingga terjadi pergumulan. Senjata anggota kita menyalak dan mengenai betisnya hingga tembus mengenai telapak kaki tersangka,” kata Yaser.

Pelaku dan petugas yang terkena peluru tersebut kemudian dibawa ke Puskesmas terdekat di Kecamatan Madat. Selanjutnya, pelaku dirujuk ke RS Zubir Mahmud Idi sedangkan petugas di Rujuk Ke RS Graha Bunda.

“Setelah menjalani perawatan pelaku kemudian kami bawa ke Mapolres guna kepentingan penyidikan dan pengembangan lebih lanjut,” kataYaser.

Lebih lanjut dikatakan, penggerebekan peredaran gelap narkoba ini berawal dari informasi masyrakat sekitar yang menyebutkan bahwa di kios tersebut kerap kali digunakan sebagai tempat transaksi narkoba.

Mendapatkan laporan tersebut, tim narkoba Polres Aceh Timur langsung melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

Dari penggerebekan ini, kata dia, petugas mengamankan 5,10 gram sabu milik tersangka MJ.

“Tersangka dan barang bukti sudah kita amankan untuk pengembangan,” kata Yaser.

Rubrik

Komentar

Loading...