Realisasi Seret APBA 2021: Bayang-bayang Booming Silpa 

Realisasi Seret APBA 2021: Bayang-bayang Booming Silpa 

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Aceh masih dihadapkan dengan faktor kurangnya kecakapan pemerintah daerah merealisasikan belanja pembangunan atau belanja modal 2021. 

Dilihat di laman P2K APBA, per Oktober 2021, progres belanja pembangunan--yang justru diusulkan sendiri oleh eksekutif--tersebut bahkan tercatat nol persen alias tanpa progres. 

P2K APBA

Bisa diterjemahkan bahwa tak ada kemajuan, terutama pada proyek-proyek fisik di lapangan, hingga berimbas pada rendahnya serapan keuangan.

Sementara secara akumulasi atau sampai 4 November 2021, realisasi Belanja Modal baru lah di angka 21 persen dari yang rencanakan Rp 3,3 triliun. 

Satu-satunya belanja yang berjalan relatif lancar adalah Belanja Operasi (BO).

Realisasi belanja kegiatan sehari-hari pemerintah daerah untuk manfaat jangka pendek, ini telah mencapai 70,23 persen dari Rp 9,9 triliun. 

BO kemudian menjadi penopang dominan serapan real keuangan APBA 2021 hingga 4 November 2021 yang baru 56,9 persen dari Rp 16,44 triliun tersebut.

Sementara sisa waktu efektif--di tengah cuaca yang sering dijadikan kambing hitam--realisasi APBA 2021 hanya kurang dari dua bulan. 

Tahun lalu, realisasi keuangan APBA juga hanya finis pada angka 77 persen dari total Belanja Aceh yang direncanakan Rp 17,2 triliun.

Aceh pun mencatat mega Silpa yang hampir Rp 4 triliun. 

Rubrik

Komentar

Loading...