Razia Pekat, Lima Pasangan Sedang Indehoi Ditangkap di Aceh Tenggara, Satu di Antaranya Pasangan Pelajar

Razia Pekat, Lima Pasangan Sedang Indehoi Ditangkap di Aceh Tenggara, Satu di Antaranya Pasangan Pelajar

BERITAKINI.CO, Kutacane | Petugas Satuan Polisi Pamong Praja Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Kabupaten Aceh Tenggara menggelar razia penyakit masyarakat (pekat), Minggu, 3 November 2019.

Beberapa objek yang disasar seperti kafe atau tempat-tempat hiburan.

Hasilnya, petugas mengamankan lima pasangan non muhrim yang diduga melanggar syariat.

Kasatpol PP WH Aceh Tenggara Rahmad Fadly mengatakan, operasi digelar bersama polisi dan TNI sejak pagi hingga sore, kemarin.

Petugas, kata dia, mendapati lima pasangan yang sedang ngamar di salah tempat hiburan di Kecamatan Deleng Pokhison.

Mereka masing-masing, DM (29) warga Desa Lawe Sagu bersama pasangannya SA (30) warga Cingkam I, Kecamatan Lawe Alas.

AM (27) warga Mbarung, Kecamatan Babussalam dan pasangannya DS (21) warga Kute Gerat.

EP (17) warga Kecamatan Babussalam dengan pasanganya M (16) warga Kecamatan Badar.

Kemudian EP (35) warga Desa Mandala, Kecamatan Babussalam bersama pasangannya HS (29) warga Gayo Lues.

Dan MS (20) warga Desa Lawe Khutung, Kecamatan Lawe Bulan bersama pasangannya SS (18).

Lima pasangan itu pun digelandang ke kantor Satpol PP WH Aceh Tenggara untuk pemeriksaan.

“Semua pasangan itu saat diciduk petugas gabungan lagi sedang berada di dalam kamar," ucapnya.

Selain pasangan non-muhrim itu, petugas gabungan juga menyita minuman keras di antaranya 4 jeriken tuak, dan beberapa botol miras jenis lainnya.

Rubrik

Komentar

Loading...