Ratusan Warga Mengamuk di Pos Lanal Pusong, Begini Penjelasan Danlanal Lhokseumawe

Ratusan Warga Mengamuk di Pos Lanal Pusong, Begini Penjelasan Danlanal Lhokseumawe

BERITAKINI.CO, Lhokseumawe | Ratusan warga Pusong Lama, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Rabu malam (17/4/2019), sekira pukul 22.30 WIB mengamuk dan menggeruduk Pos Lanal yang berada di desa tersebut.

Informasi diterima BERITAKINI.CO, kejadian itu diduga dipicu oleh aksi pemukulan terhadap seorang anak di bawah umur di sana. Warga yang tak terima kemudian ramai-ramai mendatangi Pos Lanal Pusong.

Baca: Massa Mengamuk di Pos Lanal Pusong Lhokseumawe

Informasi itu dengan cepat beredar. Detik-detik ratusan warga menggeruduk pos tersebut terekam oleh warga.

Dalam rekaman video yang menyebar menunjukkan massa yang sedang mengamuk, dan beberapa di antaranya juga terlihat melempar batu ke arah Pos Lanal tersebut.

Bahkan massa yang tersulut emosi terlihat berusaha membakar pos yang berada di dekat Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pusong itu.

Terdengar juga suara tembakan yang cukup intensif. Tembakan itu dilepaskan ke udara untuk menghalau dan membubarkan massa.

Komandan Pangkalan TNI AL Lhokseumawe Kolonel Laut (P) M. Sjamsul Rizal dalam konfrensi pers dengan sejumlah awak media mengatakan, kejadian itu bermula saat salah satu personil di pos tersebut menegur seorang anak kecil yang naik ke atas menara.

"Anak kecil itu tidak mau ditegur dan langsung lari," kata Sjamsul Rizal, Kamis dini hari.

Tak lama kemudian, kata dia, warga ramai-ramai mendatangi pos dan terjadi amuk massa.

"Ada pembakaran, ada pengrusakan terhadap kaca-kaca yang ada di pos. Massa yang datang cukup ramai," kata Sjamsul Rizal didampingi Dandim dan Kapolres Lhokseumawe.

Amuk massa tersebut akhirnya dapat diredam. Dan warga membubarkan diri menjelang dini hari.

Sjamsul Rizal memastikan kejadian itu tidak ada kaitannya dengan proses pemilihan umum 2019 yang sedang berlangsung.

"Ini tidak ada sangkut pautnya dengan pemilu, kebetulan TPS nya dekat dengan pos," kata Sjamsul Rizal.

Rubrik
Pemprov Aceh

Komentar

Loading...