RAPBK-P Aceh Besar 2017 Belum Dievaluasi Gubernur

RAPBK-P Aceh Besar 2017 Belum Dievaluasi Gubernur
Ketua TAPK Aceh Besar Iskandar

BERITAKINI.CO, Jantho |  Ketua Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, Iskandar mengatakan belum menyerahkan Rancangan Qanun (Raqan) tentang Perubahan APBK 2017 untuk dievaluasi oleh Gubernur Aceh.

Iskandar mengatakan, pihaknya masih melakukan proses edit sebelum dicetak dan diserahkan ke Pemerintah Aceh. Dia mengatakan, paling telat Raqan APBK-P 2017 itu akan diserahkan pada Senin pekan depan.

Seperti diketahui, paripurna persetujuan bersama telah berlangsung pada 13 Oktober 2017 lalu. Semua fraksi di DPRK menerima RAPBK-P tersebut dijadikan Qanun APBK-P 2017.

Dalam Keputusan DPRK Aceh Besar Nomor: 13/DPRK/2017 yang dibacakan Sekretaris DPRK Jamal, postur RAPBK-P terdiri dari pendapatan dalam RAPBK-P senilai Rp 1,82 triliun lebih, dan belanja senilai Rp 1,96 triliun lebih.

Adapun penerimaan pembiayaan senilai Rp 179,9 miliar lebih dan pengeluaran pembiayaan senilai Rp 5 miliar.

Sementara pada APBK 2017 sebelum perubahan tercatat pendapatan senilai Rp 1,76 triliun lebih, dan belanja senilai Rp 1,91 triliun lebih. Adapun penerimaan pembiayaan senilai Rp 149,1 miliar lebih dan pengeluaran pembiayaan senilai RP 5 milar.

Sementara jika merujuk pada Permendagri Nomor 31 tahun 2016 tentang Pedoman Penyusuan APBD 2017 disebutkan, penyampaian Rancangan Qanun Perubahan APBK 2017 tersebut paling telat dilakukan tiga hari paska paripurna persetujuan bersama.(*)  

Rubrik

Komentar

Loading...