Rancangan Peraturan Tatib Belum Turun, Dewan Pidie Belum Bentuk Alat Kelengkapan, Nasib APBK 2020 Belum Jelas

Rancangan Peraturan Tatib Belum Turun, Dewan Pidie Belum Bentuk Alat Kelengkapan, Nasib APBK 2020 Belum Jelas
Sekretaris DPRK Pidie Sayuti

BERITAKINI.CO, Sigli | DPRK Pidie masih menunggu turunnya hasil evaluasi Rancangan Peraturan Tata Tertib (Tatib) Dewan 2019-2024 dari Pemerintah Aceh, sebelum membentuk susunan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) dilakukan.

Rancangan Tatib itu sendiri telah disetujui bersama untuk dijadikan Peraturan Tatib Dewan 2019-2024 dan Rapat Paripurna yang berlangsung pada Selasa, 22 Oktober 2019 lalu.

"Kan AKD itu harus mengacu pada tatib," kata Sekretaris DPRK Pidie Sayuti, Rabu (23/10/2019).

Menurut Sayuti, setidaknya dibutuhkan waktu satu pekan hingga Rancangan Tatib itu turun dari Pemerintah Aceh.

"Tatib ini tergantung kesiapan kajian dari Gubernur Aceh, apalagi minggu ini tidak ada jadwal konsultasi dengan gubernur untuk Kabupaten Pidie," ujar Sayuti.

Dia tak menampik kondisi ini berpengaruh pada jadwal pembahasan anggaran yang sesungguhnya terikat dengan peraturan perundang-undangan.

Di mana Rancangan APBK 2020 harus sudah disetujui bersama antara DPRK dan Pemerintah Pidie paling telah satu bulan sebelum tahun anggaran berjalan berakhir, atau November 2019.

Sementara fakta saat ini, jangankan dokumen RAPBK 2020, Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2020 saja, belum diserahkan eksekutif.

"Di pimpin ketua sementara sebenarnya bisa membahas KUA PPAS, apalagi sudah sudah ada pimpinan definitif seperti saat ini. Cuma Rancangan KUA-PPAS-nya belum diserahkan eksekutif," sebut Sayuti.

Rubrik

Komentar

Loading...