Puluhan Emak-emak ‘Geruduk’ Polres Abdya, Ingin Penahanan Tiga Tersangka Pembawa Kayu Ilegal Ditangguhkan

Puluhan Emak-emak ‘Geruduk’ Polres Abdya, Ingin Penahanan Tiga Tersangka Pembawa Kayu Ilegal Ditangguhkan
Foto:serambinews.com

BERITAKINI.CO, Blangpidie | Puluhan emak-emak dari Desa Adan, Kecamatan Tangan-Tangan mendatangi Polres Aceh Barat Daya (Abdya), Kamis (22/8/2019).

Mereka meminta polisi menangguhkan penahanan tiga tersangka pembawa kayu ilegal. Aksi tersebut juga diikuti oleh istri-istri para tersangka.

Adapun para tersangka masing-masing Agusman (27), Rahmadi (33), dan Marzuki alias Udoe Ki (35). Mereka ditangkap saat sedang memobilisasi kayu menggunakan dua becak di Desa Adan, kemarin malam.

Kapolres Abdya melalui Kasat Reskrim AKP Zulfitriadi mengatakan, kayu tersebut diduga dirambah dari kawasan hutan Desa Adan, dan mau diantar ke pemesannya di kawasan Kecamatan Susoh.

“Saat dalam perjalan, ditangkap petugas kita,” kata Zulfitriadi.

Terkait tuntutan emak-emak tersebut, kata Zulfitradi, polisi menyatakan bahwa permohonan penangguhan sesungguhnya adalah hak setiap tersangka. Namun harus diajukan secara prosedural.

“Ketiga istri tersangka lantas membuat surat permohonan dan menjadi penjamin penangguhan suami mereka, dan polisi mengabulkan,” katanya.

Rubrik
Pemprov Aceh

Komentar

Loading...