Pria yang Gantung Diri di Aceh Jaya Diduga Alami Gangguan Jiwa

Pria yang Gantung Diri di Aceh Jaya Diduga Alami Gangguan Jiwa

BERITAKINI.CO, Calang | Raja Saputra (26) warga Alue Ambang, Kecamatan Teunom, Aceh Jaya, diduga bunuh diri dengan cara gantung diri di dalam rumahnya, Rabu malam, 4 September 2019.

Geuchik Alue Ambang Ishadi yang dikonfirmasi mengatakan, Raja diketahui mengidap kelainan jiwa.

Dia diduga bunuh diri dengan menggunakan wayer listrik.

“Orang yang pertama melihat Raja Saputra meninggal dunia adalah tetangganya, sekira 20.00 WIB,” kata Ishadi, Kamis (5/9/2019).

Sebelumnya, kata Ishadi, tetangga korban merasa heran karena Raja sempat tak terpantau selama dua hari terakhir.

Lalu saksi tersebut memberanikan diri masuk ke dalam rumah Raja Saputra, karena pintu memang tidak dikunci.

“Ternyata Raja Saputra sudah meninggal dunia di lantai, dalam keadaan tidak memakai baju dan wayer listrik terlilit di lehernya,” kata Ishadi.

“Lalu tetangga tersebut menghubungi saya, dan saya menyaksikan sendiri Raja Saputra sudah meninggal dunia, tapi tidak dalam posisi tergantung lagi, sudah di lantai, mungkin karena sudah dua hari tergantung, wayer listriknya putus dan mayatnya jatuh di lantai, sudah mengeluarkan bau tak sedap,” kata Ishadi.

Warga pun menghubungi Polsek Teunom dan korban dievakuasi ke Rumah Sakit Umum di Calang.

Menurut Ishadi, semasa hidupnya Raja memang mengidap kelainan jiwa.

Pada 2018 sempat dirawat di Rumah Sakit Jiwa Banda Aceh.

“Dua hari sebelum ditemukan meninggal dunia, Raja Saputra sempat mengamuk sendiri dengan memecahkan kaca jendela rumah dan merusak dinding rumah,” katanya.

“Terutama jika sudah kehabisan obat, itu paling sering mengamuk sendiri, dia tidak boleh putus obat, kemungkinan obatnya sudah habis.”

Baca: Seorang Pria Ditemukan Tewas Tergantung di Aceh Jaya

Selama ini, Raja Saputra tinggal sendiri di rumah itu. Kedua orang tuanya telah lama meninggal dunia.

“Meski mengalami gangguan jiwa, tapi korban dikenal juga pandai mengusuk. Sehari-hari dia kerja bangunan, dan terkadang mengusuk orang,” katanya.

Rubrik
Pidie Jaya-Ramadan

Komentar

Loading...