Pria Gangguan Jiwa Mengamuk, Bakar Tiga Rumah dan Lukai Neneknya Sendiri di Bener Meriah

Pria Gangguan Jiwa Mengamuk, Bakar Tiga Rumah dan Lukai Neneknya Sendiri di Bener Meriah

BERITAKINI.CO, Redelong | Seorang pria gangguan jiwa mengamuk dan membakar tiga rumah di Dusun Burbiah, Kampung Timang Gajah, Kecamatan Gajah Putih, Bener Meriah, Sabtu 6 Juli 2019.

Selain membakar rumah, pria bernama Ridwan (25), warga setempat, itu juga melukai neneknya bernama Sritani (60).

Kapolres Bener Meriah melalui Kapolsek Timang Gajah Iptu Jufrizal, SH mengatakan, peristiwa itu terjadi sekira pukul 11:00 WIB tadi.

Pelaku sebelumnya mengamuk di rumah tersebut dan menyerang Sritani, sehingga dia mengalami luka di bagian keningnya. Sritani pun berteriak meminta tolong. Tgk Safaruddin yang mendengar teriakan Sritani, mencoba melakukan pertolongan.

“Saat saksi tiba di rumah itu, dia mendapati nenek tersebut telah berdarah di keningnya akibat benda tajam. Ia pun meminta bantuan dari adiknya untuk membawa nenek tersebut ke puskesmas,” kata Jufrizal pada BERITAKINI.CO, Sabtu malam.

Ternyata, pelaku mengejar mereka dan membawa sepotong balok. Beruntung, korban dan para saksi berhasil menyelamatkan diri.

Setelah situasi aman, Tgk Safruddin kemudian melihat di rumah tersebut telah muncul kobaran api. “Asalnya dari belakang rumah, tampak juga saat itu pelaku melarikan diri dari lokasi kebakaran itu,” kata Jufrizal.

Api yang cepat membesar, akhirnya merambat ke rumah lainnya. Total tiga rumah yang berkontruksi kayu, ludes terbakar, termasuk rumah Tgk Safruddin. Dua rumah lainnya masing-masing, milik Mahdi (27) dan Ridwansyah (45).

Polisi menerima adanya laporan peristiwa itu pada pukul 11.30 WIB dan langsung meluncur ke lokasi. Pelaku pun langsung ringkus petugas dan digelandang ke Mapolsek Timang Gajah.

Menurut Jufrizal, pelaku memang memiliki riwayat gangguan jiwa. Berdasarkan keterangan warga, kata dia, pelaku baru saja di jemput dari poli jiwa RSJ Datu Beru, Takengon, sehari sebelumnya.

“Hasil interview dengan keluarga korban bahwa penjemputan tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan dokter setempat yang menyatakan bahwa pelaku sudah bisa dirawat jalan,” katanya. | MUHAMMAD RAMADHAN

Rubrik

Komentar

Loading...