Pria di Langsa Tewas dengan Pisau Tertancap di Dada, Ternyata Ini Penyebabnya

Oleh ,
Pria di Langsa Tewas dengan Pisau Tertancap di Dada, Ternyata Ini Penyebabnya
Ilustrasi

BERITAKINI.CO, Langsa | Meninggalnya Harianto (40), warga Gampong Karang Anyer, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, diduga karena depresi.

Kapolres Langsa melalui Kasat Reskrim Iptu Arief Sukmo Wibowo menyebut, korban diduga sengaja bunuh diri karena depresi.

"Hasil pemeriksaan terhadap orangtua korban, teman maupun rekan kerjanya, dapat disimpulkan korban bunuh diri," katanya, Kamis (21/5/2020).

Menurut Arief, dari keterangan yang diperoleh bahwa beberapa hari terakhir, korban juga diketahui ingin melalukan upaya bunuh diri.

Bahkan, korban telah meminta maaf dan pamitan kepada sejumlah keluarga, teman dan tetangganya.

"Jadi ini murni bunuh diri bukan karena ada unsur lainnya," kata Arief.

Jenazah korban yang sempat dibawa ke RSUD Langsa guna kepentingan autopsi, juga telah dibawa pulang pihak keluarga sekira pukul 14.00 WIB tadi.

Seperti diberitakan, Harianto ditemukan tewas dengan sebilah pisau menancap di dada sebelah kanannya, Rabu malam, 20 Mei 2020.

Ketika itu, Harianto bertandang ke rumah temannya Lismal (46), di Gampong Pondok Kemuning, Kecamatan Langsa Lama.

Saat berada di rumah Lismal, korban tampak gusar dan berulang kali menatap ke arah luar rumah temannya tersebut.

Tak berselang lama, Harianto pamit kepada Lismal untuk ke kamar mandi.

Setelah sekian lama, korban tak kunjung kembali dari kamar mandi.

Lismal lantas melihat korban sudah tergeletak tak bernyawa di depan pintu kamar mandi rumahnya, dengan kondisi sebilah pisau tertancap di dada.

Rubrik

Komentar

Loading...