Positivity Rate Covid-19 Aceh Diperkirakan Capai 15 Persen, IDI: Kategori Penanganan Tidak Terkontrol

Positivity Rate Covid-19 Aceh Diperkirakan Capai 15 Persen, IDI: Kategori Penanganan Tidak Terkontrol

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Penularan Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19 di Aceh belum bisa dikendalikan. Kasus-kasus infeksi baru terus ditemukan.

Per hari ini, Rabu (2/9/2020) total sudah sebanyak 1.696 kasus infeksi positif di Aceh, di mana sebanyak 615 sembuh, dan 68 meninggal.

Penularan yang terus terjadi dinilai tak lepas dari belum optimalnya upaya penanganan yang selama ini berjalan.

“Saat ini, kita rangking bawah penanganan Covid-19, sementara penambahan kasus positif termasuk yang paling tinggi di Indonesia,” kata Ketua IDI Aceh Dr. dr. Safrizal Rahman MKes SpOT, Rabu (2/9/2020).

Lihat juga: Catat 1.696 Kasus Positif Covid-19, IDI Aceh: Itu Hanya 20 Sampai 30 Persennya

Bahkan ada rilis dari Laboratorium Unsyiah mengatakan sebanyak 25 persen dari total spesimen yang diperiksa, terkonfirmasi positif.

“Ini besar,” kata Safrizal.

“Barang kali jika ditambah dengan laboratorium Siron, Aceh Besar, positivity rate kita itu ada di 15 persen.”

Safrizal menjelaskan, positivity rate di atas 15 persen menandakan adanya penanganan Covid-19 yang tak terkontrol atau tidak terkendali.

“Di bawah 10 persen, masih dalam kendali. Di bawah 5 persen, itu yang disarankan, kita bisa new normal, kita bisa aktivitas,” katanya.

Karena itu, saat-saat seperti ini, katanya, penting menunggu kebijakan pemerintah terkait penanganan Covid-19 tersebut.

“Yang paling ingin dilihat masyarakat saat ini adalah langkah pemerintah dalam rangka menyelamatkan banyak nyawa yang barang kali ke depannya akan menjadi korban jika penularan terus terjadi,” katanya.

Rubrik

Komentar

Loading...