Polresta Banda Aceh Bongkar Sindikat Sabu yang Dikendalikan Napi, Empat Orang Dibekuk

Polresta Banda Aceh Bongkar Sindikat Sabu yang Dikendalikan Napi, Empat Orang Dibekuk
Kasat Narkoba Polresta Banda Aceh AKP Budi Nasuha Waruwu (kanan) dan tim usai menangkap tersangka bandar narkoba (tengah) | Foto: IST

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Satuan Reserse Narkoba Polresta Banda Aceh berhasil mengungkap sindikat pengedar sabu yang dikendalikan dari dalam penjara.

Empat tersangka dan 270,88 gram sabu diamankan dalam operasi yang dilakukan di sejumlah tempat di Banda Aceh dan Aceh Besar, Jumat (17/11/2018).

Kasat Narkoba Polresta Banda Aceh AKP Budi Nasuha Waruwu SH mengatakan, pengungkapan jaringan narkoba yang dikendalikan oleh salah satu tahanan yang mendekam di Lapas Aceh Besar ini berawal dari penangkapan seorang pengguna sabu berinisial RZ (42) warga Ulee Kareng, Banda Aceh.

RZ ditangkap di depan Rumah Makan Lem Bakri, Ulee Kareng sekira pukul 05.30 WIB, atas informasi masyarakat kepada petugas.

“Dari RZ kita megamankan 0,23 gram sabu. Hasil penyelidikan awal, tersangka mengaku membeli barang itu dari FA (32) warga Lhoknga,” kata AKP Budi kepada BERITAKINI.CO, Minggu (18/11/2018).

Atas informasi itu, petugas kemudian meringkus FA di kawasan Gampong Peuniti, Banda Aceh, sekira pukul 18.30 WIB. Dari FA, polisi juga mengamankan 1,30 gram sabu.

Saat diintrogasi, tersangka mengaku membeli barang haram itu dari tersangka ER (34). Petugas kemudian menangkap ER yang tercatat sebagai warga Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar.

Selain ER, kata Kasat, polisi juga mengamankan seorang tersangka lain berinisial SAL (32) warga Lhoknga, Aceh Besar.

“Tersangka SAL kita tangkap di kawasan Keutapang. Dari tersangaka SAL, kita menyita 167,95 gram sabu milik ER yang dititipkan kepadanya,” kata Kasat.

Hasil pengembangan, sambung AKP Budi, terungkap bahwa barang haram tersebut diperoleh tersangka ER dari seorang tahanan narkoba yang mendekam di salah satu lapas di Aceh Besar.

“Barang ini dibelinya seharga Rp 150 juta dari Napi berinisial A melalui orang kepercayaannya di luar. Napi ini juga sudah kita periksa dan kembali ditetapkan sebagai tersangka,” kata dia.

Tersangka dan barang bukti saat ini diamankan di Polresta Banda Aceh guna proses lebih lanjut. “Kita terus melakukan pengembangan dan memburu orang-orang yang menjadi kaki tangan si napi ini,” kata AKP Budi.

Rubrik

Komentar

Loading...