Polres Langkat Tangkap Dua Kurir 25 Kilogram Ganja dari Aceh

Polres Langkat Tangkap Dua Kurir 25 Kilogram Ganja dari Aceh
Dua tersangka pembawa ganja dari Aceh yang ditangkap Satresnarkoba Polres Langkat. (ANTARA/HO)

BERITAKINI.CO | Aparat Satuan Narkoba Polres Langkat menangkap dua pembawa 25 kilogram ganja dari Aceh dengan menumpang bus saat berada di depan pos Lantas Sei Karang, Jalan Lintas Medan-Aceh, Dusun Sidomulio, Desa Kwala Begumit, Kecamatan Stabat, Sumatera Utara.

Kapolres Langkat AKBP Doddy Hermawan melalui Kepala Satuan Narkoba Polres AKP Adi Haryono mengatakan, kedua tersangka yang ditangkap itu T Machmud (54) berprofesi sebagai pedagang pakaian, warga Kelurahan Bagus Kuning, Kecamatan Plaju, Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan; dan  M Iqbal Ramadhan (21) warga Dusun Rancong Baro, Desa Blang Naleung Mameh, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh.

"Penangkapan terhadap keduanya dilakukan Senin sekitar pukul 05.30 WIB," katanya.

Adapun barang bukti yang diamankan terdiri dari 25 bal ganja kering, satu kotak kardus warna coklat tulisan Indocafe, satu tas ransel warna coklat merk Luice Biola dan satu tas warna ungu merk Ellesse.

Penangkapan dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa ada penumpang bus PT Anugerah BL 7775 A dari Aceh menuju Medan yang membawa narkotika jenis ganja.

Atas informasi tersebut Kapolres Langkat AKBP Doddy Hermawan SIK memerintahkan petugas utk melakukan penyelidikan.

Selanjutnya dipimpin oleh Kasat Res Narkoba AKP Adi Haryono SH dan tim opsnal melakukan penyelidikan.

Lalu dilakukan penggeledahan badan, pakaian dan barang-barang dan tas milik kedua laki-laki tersebut.

Hasil penggeledahan tim berhasil menemukan dua tas ransel dan satu kotak kardus yang berisikan 25 bal narkotika jenis ganja yang dibalut dengan lakban warna coklat.

Dari interogasi yang dilakukan, narkotika jenis ganja tersebut adalah milik seorang warga Lhokseumawe Aceh atas nama SD.

"Kedua tersangka disuruh untuk mengantarkan ganja tersebut kepada seseorang di Kota Palembang dengan janji upah Rp 5 juta kepada T Machmud dan kepada M Iqbal Rp 3 juta jika barang sudah sampai di tangan orang yang dituju," katanya.

Rubrik
Sumber
Antaranews.com

Komentar

Loading...