Polres Banda Aceh Tetapkan Penjaja Brownies Keliling Sebagai Tersangka

Polres Banda Aceh Tetapkan Penjaja Brownies Keliling Sebagai Tersangka
EL saat menjalani pemeriksaan di Mapolresta Banda Aceh, (Foto: Tribratanewsbandaaceh.com)

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Penyidik Reskrim Polresta Banda Aceh menetapkan EL (40), seorang penjaja brownies keliling pemaki polisi lalulintas pada malam pergantian tahun, sebagai tersangka.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Saladin mengatakan, penetapan itu dilakukan setelah penyidik memiliki bukti yang cukup atas dugaan adanya kejahatan terhadap petugas yang dilakukan EL.

Baca: Kapolres Yakin Penjaja Brownies Keliling Pemaki Petugas akan Jadi Tersangka

“Dari gelar perkara yang dilakukan, kami telah menemukan dua alat bukti, bahkan lebih, untuk menetapkan EI sebagai tersangka,” kata Saladin, , Kamis (12/1/2017).

Oleh karena itu, katanya, mulai Jumat, 13 Januari 2017 dia akan mengeluarkan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) yang akan dikirim ke kejaksaan.

Meskipun telah ditetapkan sebagai tersangka, Saladin mengungkapkan, pihaknya tidak melakukan penahanan terhadap EI karena dinilai kooperatif. Maka, sembari menunggu proses hukum lebih lanjut, katanya, EL masih dapat melakukan aktivitas hari-harinya.

Sementara terkait permohonan maaf yang dilakukan oleh EL dinilai oleh Saladin tidak menghentikan proses hukum yang berlaku.

“Permohonan maaf yang disampaikan, kami maafkan. Tapi proses hukumnya tetap kita lanjutkan,” tegasnya.

Saladin berharap, semoga proses ini akan menjadi pelajaran bagi masyarakat termasuk petugas agar tidak melanggar aturan yang telah digariskan.

Seperti diketahui, El ditetapkan sebagai tersangka setelah menjalani pemeriksaan kedua setelah pemerikasan pertama yang dilakukan beberapa waktu lalu.

Berbeda dengan sebelumnya, kali ini EL hadir ke Mapolresta tanpa dijemput petugas. 

Sementara EL kepada penyidik mengaku khilaf dan minta maaf kepada Aiptu Adi, keluarga besar kepolisian kota Banda Aceh dan institusi kepolisian, dan dia mengatakan tidak ada niat untuk melecehkan Aiptu Adi saat itu melainkan karena terbawa emosi.(*)

Rubrik

Komentar

Loading...