Polisi Usut Dugaan Peredaran Ijazah Palsu di Bener Meriah

Polisi Usut Dugaan Peredaran Ijazah Palsu di Bener Meriah

BERITAKINI.CO, Redelong | Polisi akan mengusut kasus dugaan peredaran ijazah palsu yang bersumber dari Dinas Pendidikan Bener Meriah.

Kapolres Bener Meriah AKBP Siswoyo Adi Wijaya menegaskan pihaknya akan melakukan tahap penyelidikan terhadap kasus tersebut.

“Kita akan segera melakukan penyelidikan untuk memperjelas berita tersebut. Apabila ada unsur pidana yang terjadi, akan kami lakukan penyelidikan lebih lanjut,” kata Siswoyo kepada BERITAKINI.CO , Kamis (14/1/2021).

Petugas, kata dia, akan mengusut oknum yang bermain di balik kasus ini.

“Jika itu benar, kami akan tindak tegas,” kata Siswoyo.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bener Meriah Iptu Rifki Muslim mengatakan meski belum mendapat laporan, pihaknya akan melakukan penyelidikan karena telah adanya temuan di lapangan.

“Kita akan awali dengan menyelidiki siapa yang berwewenang dalam pembuatan ijazah itu, dan nanti kita akan periksa siapa pemilik ijazah tersebut,” katanya Rifki.

Seperti diketahui, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Bener Meriah Sukur mengatakan, sampai saat ini pihaknya telah menahan 18 lebar dugaan ijazah palsu yang telah beredar.

Menurut Sukur, ijazah tersebut dibeli dari oknum tertentu dengan harga Rp 6 juta per lembar.

“Kami telah menahan beberapa ijazah palsu, jadi jika pihak kepolisian memerlukannya sebagai bukti, akan kami berikan,” ujar Sukur.

Ia menjelaskan, modus pemalsuan tersebut dilakukan oleh oknum-oknum tertentu dengan cara melakukan pemalsuan tanda tangan dirinya dalam legalisir ijazah.

“Blangko ijazahnya asli, bahkan stempel legalisir ijazahnya juga asli, hanya tanda tangan saya yang dipalsukan,” katanya.

Begitu juga, Sukur mengungkap pada maret 2020 lalu dirinya mendapat laporan dari mantan Kabid Pembinaan PAUD dan Pendidikan Masyarakat bahwa ada kehilangan blangko ijazah di Disdik Bener Meriah tersebut.

“Tapi kami belum bisa memastikan berapa jumlah kehilangan blangko itu,” ucap Sukur.

Editor
Rubrik

Komentar

Loading...