Polisi Tuntaskan Kasus Korupsi KIP Aceh Tenggara, Rp 909 Juta Kerugian Negara Terselamatkan

Polisi Tuntaskan Kasus Korupsi KIP Aceh Tenggara, Rp 909 Juta Kerugian Negara Terselamatkan

BERITAKINI.CO, Kutacane | Aparat Polres Aceh Tenggara menuntaskan kasus  korupsi honor ribuan anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan dugaan penyalahgunaan anggaran Pilkada di KIP Aceh Tenggara.

Dari kasus itu polisi menetapkan dua tersangka, yakni IR selaku sekretaris KIP dan DS selaku bendahara di kantor tersebut.

Dugaan korupsi itu terjadi saat pelaksanaan pilkada 2017 lalu dengan sumber dana Hibah Pemkab Aceh Tenggara senilai Rp 27,914 miliar.

Diduga penggunaan itu tidak sesuai dengan Rencana Kegiatan Belanja, serta adanya temuan honor petugas PPS yang tidak dibayar selama dua bulan.

“Kasus tersebut akan kami limpahkan tahap II kepada Kejari Aceh Tenggara pada Januari 2021,” kata Kapolres Agara AKBP Wanito Eko, Kamis (31/12/2020)

“Adapun jumlah Perhitungan Kerugian Negara (PKN) oleh BPKP Provinsi Aceh sebesar Rp 909 juta.”

Kerugian negara tersebut, kata Wanito, telah dikembalikan oleh kedua tersangka.

“Saat ini barang bukti uang tunai tersebut masih kami amankan dan akan kita serahkan bersamaan pada tahap II nanti ke kejaksaan," katanya.

Dalam kasus ini kedua tersangka melanggar pasal 2 Jo Pasal 3 Jo Pasal 18 Ayat 1 huruf B dari UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Porupsi, Jo Pasal 55 Ayat (1) ke 1 Jo Pasal 64 dari KUHP Pidana.

“Kami tidak menahan kedua tersangka karena mereka koperatif, tetapi penyerahan kedua tersangka dan barang bukti akan secepatnya kami lakukan," katanya.

Editor
Rubrik

Komentar

Loading...