Polisi Tangkap Pencuri Spesialis Bobol Rumah di Banda Aceh

Polisi Tangkap Pencuri Spesialis Bobol Rumah di Banda Aceh

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Karir ES (41) sebagai pencuri spesialis pembobol rumah, berakhir sudah.

Warga Desa Cot Matang, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar, tak berkutik saat dibekuk petugas Satreskrim Polresta Banda Aceh di kawasan Rukoh, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, kemarin. Kini, dia pun harus menjalani hari-hari nya di balik jeruji besi. 

Polisi menjeratnya dengan Pasal 363 KUHP, tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan.

Maklum, saat melancarkan aksi pencurian, ES juga melakukan pengrusakan.

Kapolresta Banda Aceh melalui Kasatreskrim AKP Ryan Citra Yudha mengatakan, ES sedikitnya membobol lima rumah yang tersebar di sejumlah desa di Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar.

“Aksi terakhirnya menyasar rumah warga di Desa Kajhu, Kecamatan Baitussalam,” kata Ryan, Sabtu (30/10/2021).

Ryan menjelaskan, ES berhasil ditangkap setelah polisi mendapatkan keterangan saksi yang mencurigai dua orang pengendara sepeda motor Honda Beat sembari membawa karung.

"Jadi waktu itu kita dapat laporan dari warga bahwa ada salah satu korban sempat mencurigai dua orang pria mengendarai sepeda motor Honda Beat warna putih dengan membawa karung," kata Ryan.

Kemudian polisi langsung mendatangi warga tersebut dan melakukan penyelidikan.

"Alhasil ditemukan ciri-ciri dan data pelaku,” kata Ryan.

Polisi kemudian mendeteksi keberadaan pelaku di kawasan Rukoh, Syiah Kuala, Banda Aceh.

“Petugas membekuk ES di sebuah tempat reparasi dynamo di kawasan Rukoh tersebut,” katanya.

Dari keterangan pelaku, barang-barang curian disimpan di rumah sewanya di Desa Lam Ujong, Kabupaten Aceh Besar. 

Petugas pun segera mengamankan barang bukti tersebut.

Sejauh ini, yang berhasil dikumpulkan antara lain, satu Honda Beat BL 3880 JC, Honda 125 BL 3557 LQ, dua sepeda, empat kipas angin, satu televisi, lima laptop, dua kompor gas, dua rice cooker, tujuh handphone, satu dispenser, dan satu mesin pompa air.

Dari pengakuan tersangka, kata Ryan, dia telah menjalankan aksinya sejak Mei 2021 lalu.

"Sementara barang berharga milik para korban yang belum ditemukan untuk saat ini sedang dilakukan pengembangan oleh tim Resintel Polsek Baitussalam dibantu Tim Rimueng Polresta Banda Aceh," katanya.

Rubrik

Komentar

Loading...