Polisi Tangkap Komplotan yang Tebar Teror Terhadap Warga non Aceh di Media Sosial

Polisi Tangkap Komplotan yang Tebar Teror Terhadap Warga non Aceh di Media Sosial

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Tim Gabungan Polda Aceh membekuk dua orang yang merupakan pentolan komplotan pria berseragam loreng yang tebar ancaman kepada warga non Aceh di media sosial beberapa waktu lalu.

Keduanya adalah YIR dan RD. Mereka ditangkap di kawasan Kabupaten Bireuen pagi tadi.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Ery mengatakan, video ancaman yang juga mengandung ujaran kebencian itu sempat viral di media sosial pada September 2019 lalu.

“Komplotan ini meminta agar yang bukan warga Aceh keluar dari Aceh sampe batas 4 Desember 2019. Jika tidak, maka mereka akan melakukan kekerasan. Mereka juga menampilkan senjata,” kata Ery di Mapolda Aceh, Kamis (7/11/2019).

Karena perbuatannya itu, kata Ery, keduanya dijerat dengan Pasal 45a Ayat 2 Jo Pasal 28 ayat 2 UU ITE. Selain itu keduanya juga disangkakan melanggar Pasal 1 ayat 1 UU Nomor 13 Tahun 1951 tentang Darurat.

“Ancaman hukuman, untuk ITE diancam maksimal 6 tahun. Untuk UU Darurat ancaman maksimal 20 tahun,” katanya.

Dari penangkapan itu, kata Ery, polisi juga menyita 16 item barang bukti, di antaranya akun media sosial, empat lembar pontingan, senjata rakitan, enam butir peluru, buku tabungan BNI, pasport, ATM, KTP, beberapa handphone, dan baju loreng.

Rubrik

Komentar

Loading...