Polisi Tangkap Dua Orang dan Sita 8 Unit Mesin Judi Jackpot di Aceh Tenggara

Polisi Tangkap Dua Orang dan Sita 8 Unit Mesin Judi Jackpot di Aceh Tenggara

BERITAKINI.CO, Kutacane | Petugas Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Aceh Tenggara menangkap dua pria yang berperan sebagai penyedia dan teknisi mesin judi jackpot di kabupaten itu.

Bersamaan dengan itu, petugas juga disita sebanyak delapan mesin judi tersebut.

Kapolres Aceh Tenggara melalui Kasat Reskrim Iptu Kabri SH menyatakan, penangkapan dilakukan Rabu sore, 6 November 2019.

“Kedua pelaku itu diamankan saat berada di lokasi beroperasinya mesin judi jackpot Desa Ketambe, Kecamatan Ketambe," ujar Kabri, Kamis (7/11/20190.

Keduanya adalah D alias Edo (25) asal Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, diduga sebagai penyedia mesin judi jackpot; dan E (26) asal Langkat, Sumatera Utara sebagai teknisi.

“Penangkapan itu berdasarkan informasi masyarakat setempat bahwa di Desa Ketambe terdapat lapak judi jackpot tersebut,” kata Kabri.

Kemudian sekitar pukul 13.00 WIB, petugas langsung bergerak menuju lokasi. Setibanya di lokasi petugas mendapati kedua pelaku sedang mengecek kondisi mesin judi jackpot tersebut. Tanpa perlawanan, tim opsnal reskrim langsung meringkus keduanya.

Di lokasi petugas juga mengamankan barang bukti berupa dua unit power untuk menghidupkan mesin jackpot jenis pancing ikan, satu unit tester pengukur arus mesin jackpot ikan, serta satu buah ikatan tali untuk pembuka koin jackpot.

Lalu ada tiga mesin jackpot kecil yang berisikan koin, satu mesin jackpot  besar.

Dari penangkapan itu terungkap, bahwa terdapat empat unit mesin jackpot kecil yang dititip di salah satu rumah warga di Desa Gurah, Kecamatan Ketambe. Polisi kembali menyita barang bukti tersebut.

Kedua pelaku dan barang bukti saat ini telah diamankan di Mapolres Aceh Tenggara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Rubrik

Komentar

Loading...