Polisi Tangkap Bandar dan Dua Agen Judi Togel Online Beromzet Rp 500 Ribu per Hari di Banda Aceh

Polisi Tangkap Bandar dan Dua Agen Judi Togel Online Beromzet Rp 500 Ribu per Hari di Banda Aceh

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Polisi menangkap tiga pelanggar jarimah maisir di Banda Aceh. Mereka terdiri dari satu orang bandar, dan dua agennya.

Ketiganya masing-masing, MA (30) warga Banda Aceh, MZ (57) dan seorang perempuan AAY (45), warga Aceh Besar.

Kapolresta Banda Aceh melalui Kasatreskrim AKP M Ryan Citra Yudha SIK mengatakan, ketiganya ditangkap pada Jumat malam, 18 September 2020 di sebuah warung kopi, persis di depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh.

"Mereka ditangkap saat sedang transaksi jual beli togel secara online oleh personel Jatanras," katanya, Sabtu (19/9/2020).

Ryan merincikan, AAY berperan sebagai penerima pesanan dari para pembeli yang disetorkan kepada MA sebagai bandarnya.

"Begitu juga peran MZ, yang menerima pesanan untuk disetorkan kepada bandarnya," kata Ryan.

Modus operandi yang dilakukan oleh para pelaku, lanjut Ryan, dengan cara meraup keuntungan lebih besar apabila nomor togel yang dipasang pada aplikasi online keluar atau menang.

Selain menangkap pelaku, polisi juga menyita barang bukti uang senilai Rp 950 ribu, empat handphone, dan satu sepeda motor.

"Ketiga para pelaku ini sudah menjalankan kegiatan maisir selama tiga bulan sampai saat ini, dan setiap hari MA mendapatkan omset rata-ata mencapai 500 ribu," ucapnya.

Atas perbuatan itu, para pelaku pun dikenakan Pasal 18 jo Pasal 19 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Tentang Hukum Jinayat dengan ancaman 12 kali cambuk atau denda 120 gram emas murni atau penjara selama 12 bulan.

Rubrik

Komentar

Loading...