Polisi Tahan Tiga Tersangka Korupsi Proyek Irigasi Rp 1,7 Miliar di Aceh Selatan

Polisi Tahan Tiga Tersangka Korupsi Proyek Irigasi Rp 1,7 Miliar di Aceh Selatan

BERITAKINI.CO, Tapaktuan | Penyidik Polres Aceh Selatan menahan tiga tersangka dugaan korupsi pada proyek Jaringan Irigasi senilai Rp 1,7 miliar lebih.

Proyek yang dikerjakan oleh CV Puri Indah berada di Gampong Lawe Cimanok, Kecamatan Kluet Timur yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus Tahun Anggaran 2016.

Polisi sudah menyelidiki indikasi korupsi itu sejak Februari 2018 berdasarkan laporan dari masyarakat. Proyek yang dikerjakan diduga tidak sesuai spesifikasi dan tidak berfungsi.

"Kesimpulan terhadap pekerjaan tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi teknis, bestek (gambar kerja) dan kontrak. Akibatnya, proyek tersebut berdampak terjadinya kerugian keuangan negara diperkirakan kurang lebih Rp 800 juta," ujar Kapolres Aceh Selatan AKBP Dedi Sadsono dalam konferensi pers Senin (15/20/2018).

Adapun ketiga tersangka tersebut berinisial yakni, RCH (rekanan pelaksana), AF selaku konsultan pengawas CV EDITION DESIGN ORNAMEN, dan YL selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan.

"Terhadap tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 miliar )," ungkapnya.

Rubrik

Komentar

Loading...