Polisi Sita Tujuh Satwa Dilindungi Milik Bandar Sabu di Banda Aceh

Polisi Sita Tujuh Satwa Dilindungi Milik Bandar Sabu di Banda Aceh

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Petugas Satuan Reserse Kriminal Polresta Banda Aceh mengamankan tujuh ekor satwa dilindungi berbagai jenis di Dusun Mulia, Gampong Lhong Raya, Kecamatan Banda Raya, Banda Aceh, Rabu, 13 Januari 2021.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Joko Krisdiyanto mengatakan, pemilik satwa tersebut berinisial J (54) dan saat ini sedang menjalani hukuman terkait kepemilikan sabu seberat 200 kilogram.

"Barang bukti yang diamankan satu ekor Jaguar (macan kumbang) sudah diawetkan, 1 ekor Macan Tutul sudah diawetkan, 2 ekor burung Cendrawasih yang sudah diawetkan, 1 ekor burung Merak yang masih hidup dan 2 ekor burung Kakak Tua Jambul Kuning masih hidup,” kata Joko, dalam konferensi pers, Kamis (14/1/2021).

Temuan ini, katanya, berawal dari informasi masyarakat. Berbekal info tersebut petugas kemudian meluncur ke lokasi dan melakukan penggeledahan.

"Awalnya anggota menemukan burung di dalam sangkar di belakang dan hewan lainnya di sekitar rumah,” katanya

Joko, menambahkan nilai keseluruhan satwa tersebut mencapai miliaran rupiah.

"Nilainya miliaran, tidak bisa kita jabarkan takutnya jadi buruan masyarakat,” katanya.

Sementara itu istri pelaku kepada petugas mengatakan satwa-satwa tersebut sudah dimiliki suaminya selama sepuluh tahun.

Dan atas perbuatan tersebut, pelaku dijerat Pasal 40 ayat (2) jo Pasal 21 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya jo PP Nomor 7 Tahun 1999 Tentang Pengawetan Tumbuhan dan Satwa.

"Dia terancam hukuman penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp 100 juta," ucap Joko.

Rubrik

Komentar

Loading...