Polisi Siap Tangkap Habib Rizieq Shihab

Polisi Siap Tangkap Habib Rizieq Shihab

BERITAKINI.CO | Polda Metro Jaya telah menetapkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab tersangka. Sikap Rizieq yang tidak kooperatif karena tidak pernah menghadiri satu pun panggilan pemeriksaan dari Polda Metro Jaya.

Polda Metro Jaya pun siap menangkap Rizieq Shihab setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tindak pidana protokol kesehatan. "Polisi siap tangkap Rizieq," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, Kamis (10/12).

Yusri mengatakan upaya penangkapan itu merupakan salah satu kewenangan Polri yang diatur sesuai Undang-Undang. "Kita akan mengenakan upaya paksa yang dimiliki Polri sesuai perundang-undangan. Apa upaya paksanya? Pemanggilan atau penangkapan," tambahnya.

Selain Rizieq Shihab, Polda Metro Jaya telah menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus pelanggaran protokol kesehatan di hajatan Rizieq. Lima tersangka lainnya adalah ketua panitia akad nikah, HU, sekretaris panitia akad nikah, A, penanggungjawab bidang keamanan, MS, penanggung jawab acara akad nikah SL, dan kepala seksi acara akad nikah, HI.

Yusri menjelaskan Rizieq dijerat Pasal 160 dan 216 KUHP. Pasal 160 KUHP tentang Penghasutan untuk Melakukan Kekerasan dan Tidak Menuruti Ketentuang Undang-undang, dengan ancaman enam tahun penjara atau denda Rp 4.500.

Sedangkan, Pasal 216 ayat 1 KUHP tentang Menghalang-halangi Ketentuan Undang-undang. Ancamannya, pidana penjara empat bulan dua minggu atau denda Rp 9.000.

Sementara lima tersangka lainnya dikenakan Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. Ancamannya, kurungan satu tahun atau denda Rp 100 juta. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menjatuhkan denda kepada Rizieq Shihab sebesar Rp 50 juta akibat melanggar protokol kesehatan dalam acara tersebut.

Sementara itu, hari ini juga Polda Jabar memastikan Habib Rizieq Shihab tak hadir dalam panggilan pertama pemeriksaannya sebagai saksi terkait kerumunan di Megamendung, Kabupaten Bogor. Ketidakhadiran Rizieq disampaikan Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Erdi Chaniago.

‘’Pengacara (Rizieq Shihab) menyampaikan kepada penyidik dalam bentuk surat bahwa bapak HRS tidak bisa hadir dengan alasan masih kelelahan,’’ kata dia.

Erdi mengatakan, penyidik akan melayangkan surat panggilan kedua untuk Rizieq. Surat panggilan kedua itu akan disampaikan secepatnya kepada yang bersangkutan. ‘’Kapan surat panggilan kedua akan dikirimkan kita belum bisa memastikan. Yang jelas secepatnya akan kita kirimkan,’’ ujar dia. | Republika.co.id

Rubrik
Pidie Jaya-Ramadan

Komentar

Loading...