Polisi Gerebek Hotel di Aceh Selatan, Satu Mucikari dan PSK Diamankan

Polisi Gerebek Hotel di Aceh Selatan, Satu Mucikari dan PSK Diamankan
Ilustrasi

BERITAKINI.CO | Polisi menggerebek salah satu hotel di Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, yang diduga juga beroperasi sebagai tempat prostitusi.

Seorang resepsionis yang diduga berperan sebagai mucikari dan seorang PSK, ditangkap. Sang mucikari sendiri kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Dia adalah R.

Kapolres Aceh Selatan melalui Kasatreskrim Iptu Zeska Julian Taruna Wijaya membenarkan pengungkapan itu.

“Jadi memang berawal dari informasi masyarakat, lantas kita melakukan penyelidikan dan pengungkapan,” katanya saat dikonfirmasi BERITAKINI.CO, Senin (21/10/2019).

Polisi menggerebek salah satu kamar di lantai tiga hotel tersebut, Minggu dini hari. “Saat itu kami temukan seorang perempuan, sedang sendiri,” kata Zeska.

Perempuan yang diduga PSK tersebut, mengaku dirinya yang menyewa kamar tersebut.

Namun belakangan, petugas mendapati sobekan kemasan kondom di dalam tong sampah di kamar itu.

Petugas melakukan pengembangan, dari sana terungkap bahwa perempuan itu memang melayani pria hidung belang.

“Pemakainya itu juga sempat diamankan, namun di luar hotel," kata Zeska.

Saat ini, kata Zeska, polisi telah menetapkan resepsionis tersebut sebagai tersangka.

Dugaan sementara, antara resepsionis dan PSK tersebut memang kongkalikong.

“Dalam hal ini, mucikari memperdagangkan manusia untuk prostitusi. Karena dugaan itu dia ditetapkan sebagai tersangka,” katanya.

Sementara itu, informasi yang beredar menyebutkan, penggerebekan itu juga menyerempet nama salah satu anggota DPRK Aceh Selatan. Anggota dewan itu disebut-sebut sebagai salah satu pemakai jasa PSK tersebut.

Terhadap ini, Zeska mengatakan hanya memintai keterangan anggota dewan tersebut.

"Jadi yang bersangkutan menyewa salah satu kamar di lantai dua hotel itu. Dia sudah sebulan di sana, jadi penyidik berasumsi yang bersangkutan sedikit banyak tau tentang aktivitas di hotel tersebut. Karena itu, kita mintai keterangannya," kata Zeska.

Rubrik

Komentar

Loading...