Polisi Gagalkan Peredaran 41,5 Kg Sabu, 4 Warga Aceh Ditangkap di Sumut

Polisi Gagalkan Peredaran 41,5 Kg Sabu, 4 Warga Aceh Ditangkap di Sumut

BERITAKINI.CO | Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumut berhasil menggagalkan peredaran 41,5 kg narkoba jenis sabu milik sindikat Malaysia, Asahan, Tanjungbalai, Aceh, dan Medan.

Sembilan kurir berhasil ditangkap, mereka masing-masing berinisial FM (33), W (43), IP (43) ketiganya warga Tanjungbalai; BA (36) warga Louksumawe; MN (46), MY (40), dan M (32) ketiganya warga Aceh Utara; HS (30) warga Tanjung Morawa, dan IF (32), warga Pekanbaru.

“Penangkapan ini dilakukan di empat lokasi terpisah dalam rentang waktu tanggal 6 sampai 14 Oktober 2018,” kata Waka Polda Sumut, Brigjen Mardiaz Kusin Dwihananto kepada wartawan, di Mapolda Sumut, Jumat (19/10/2018).

Mardiaz memaparkan, penangkapan pertama dilakukan di Jalan Titi Payung Bagan Asahan, Tanjung Balai pada Sabtu (6/10) pukul 20.30 WIB. Polisi mengamankan 4 tersangka, yakni FM, W, IP, dan BA dengan barang bukti sabu seberat 7 Kg.

“Sebelumnya, kita mendapatkan informasi ada tekong kapal yang kerap menjemput narkotika jenis sabu dari Malaysia, sehingga selanjutnya dilakukan penangkapan,” jelasnya.

Kemudian penangkapan kedua, lanjut Mardiaz, dilakukan di Jalan Gagak Hitam, Ringroad tepatnya di stasiun Bus Simpati Star, pada Kamis (11/10) pukul 21.00 WIB. Diamankan 3 tersangka, yakni MN, MY, dan M dengan barang bukti 10 Kg sabu yang dibawa dari Aceh menuju Medan.

Berikutnya, lanjut Jenderal Bintang Satu ini, penangkapan ketiga dilakukan di Jalan Kolam Pancing Naray, Kelurahan Limau Manis, Tanjung Morawa pada Jumat (12/10) pukul 17.00 WIB. Diamankan pelaku berinisial HS dengan barang bukti 4,5 Kg sabu.

Terakhir, penangkapan dilakukan di Jalan SM Raja di sekitar gerbang Tol Amplas pada Minggu (14/10) pukul 01.00 WIB. Polisi mengamankan IS dengan barang bukti 20 Kg sabu yang dibawanya dari Bengkalis, Riau ke Medan dengan menggunakan mobil.

“Karenanya para pelaku diancam hukuman pidana seumur hidup, atau paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda minimal Rp1 miliar dan maksimal Rp10 miliar,” pungkasnya

Rubrik
Sumber
waspada.co.id

Komentar

Loading...