Polisi Cokok Maling yang Satroni Rumah Imam Masjid di Aceh Tenggara

Polisi Cokok Maling yang Satroni Rumah Imam Masjid di Aceh Tenggara
Ilustrasi

BERITAKINI.CO, Kutacane | Aksi pencurian kembali terjadi di Aceh Tenggara. Kali ini, rumah seorang imam masjid di Pasar Belakang, Kecamatan Babussalam, yang menjadi sasaran. Sejumlah barang-barang dari dalam rumah pun raib.

Kapolres Aceh Tenggara melalui Kapolsek Babussalam Ipda Abdullah Husin MH mengatakan, aksi pencurian itu terjadi pada Rabu malam, 4 November 2020 lalu. Adapun imam masjid tersebut adalah Ustaz Hardiansyah.

"Berdasarkan keterangan pelapor, barang yang hilang digasak maling yakni satu unit camera, bad cover, tas tenteng, tas ransel, satu buah gamis dan baju kaos," jelas Abdullah Husin, Sabtu (7/11/2020).

Saat maling menyatroni rumahnya, kata Abdullah Husin, Ustaz Hardiansyah dan keluarga sedang tak berada di tempat.

"Mereka sedang berkunjung ke rumah keluarganya yang berada di Kecamatan Badar," katanya.

Mereka kaget saat kembali pada pukul 22.00 WIB, dan mendapati situasi rumah sudah dalam keadaan acak-acakan.

"Korban pun membuat laporan di Polsek Babussalam atas kasus tindak pidana pencurian tersebut," katanya.

Polisi melakukan penyelidikan dan mengumpulkan bukti-bukti.

Pada Jumat, 6 November 2020, informasi yang diperoleh, pencurian diduga dilakukan oleh seorang pemuda warga Kutacane. Dia adalah EW (22).

Polisi pun mengendus keberadaan EW yang akhirnya terpantau berada di seputaran Kota Kutacane.

"Kemarin malam, tersangka berhasil ditangkap," katanya.

Kepada petugas, EW mengakui perbuatannya.

"Dia membenarkan mencuri barang-barang dari rumah imam masjid tersebut, kecuali kamera," katanya.

Adapun semua barang curian tersebut, kata Abdullah, berdasarkan penuturan pelaku, telah dijualnya.

Rubrik

Komentar

Loading...