Polisi Buru Mantan Geuchik Terkait Korupsi Dana Desa Rp 200 Juta di Pidie

Polisi Buru Mantan Geuchik Terkait Korupsi Dana Desa Rp 200 Juta di Pidie
Kasat Reskrim Polres Pidie Iptu Eko Rendi Oktama

BERITAKINI.CO, Sigli |  Mantan Geuchik Gampong Mancang, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, Kh (51) mangkir dari panggilan penyidik Tidak Pidana Korupsi (Tipikor) Satuan Reskrim Polres Pidie.

Kasat Reskrim Polres Pidie Iptu Eko Rendi Oktama mengatakan, Kh telah dua kali mangkir dari panggilan polisi atas kasus korupsi dana desa.

“Sejak proses penyidikan, yang bersangkutan sudah dua kali kita panggil,” kata Eko, Rabu (25/9/2019).

Eko menambahkan, pada Juni 2019 lalu statusnya telah dinaikkan menjadi tersangka atas dugaan proyek fiktif dan kekurangan volume pengerjaan pada anggaran dana gampong tahun 2016 dan 2017.

Berdasarkan laporan hasil pemeriksaan (LHP) dari Inspektorat Kabupaten Pidie, ditemukan kerugian negara mencapai Rp 200 juta lebih pada tiga item pengerjaan fisik.

“Dalam LHP tersebut juga ditemukan proyek pengadaan bibit/obat-obatan pertanian yang diduga fiktif,” sambung Eko.

Polisi meminta Kh untuk koorperatif dan menyerahkan diri.

Sebab polisi akan terus melakukan pengejaran terhadap tersangka.

“Kami minta tersangka segera menyerahkan diri saja,” ujarnya.

Rubrik

Komentar

Loading...