Polisi Bongkar Kasus Prostitusi Melibatkan Anak di Bawah Umur di Pidie, Segini Tarifnya

Polisi Bongkar Kasus Prostitusi Melibatkan Anak di Bawah Umur di Pidie, Segini Tarifnya

BERITAKINI.CO, Sigli | Aparat Kepolisian Polres Pidie mengungkap kasus prostitusi yang melibatkan dua anak di bawah umur.

Tiga orang ditangkap, masing-masing, satu mucikari dan dua pelanggan. Mereka adalah IFR alias Bunda (38) warga Blang Paseh, Kecamatan Kota Sigli, Pidie; IK (40) warga Lhok Kaju, Kecamatan Indrajaya; dan DI (26) warga Lamseupeng, Kecamatan Lueng Bata, Kota Banda Aceh. 

Kapolres Pidie AKBP Zulhir Destrian mengatakan, para korban difasilitasi oleh IFR alias Bunda untuk ditawarkan kepada laki-laki hidung belang yang memerlukan jasa pelayanan sek. Prostritusi tersebut sudah dijalankan pelaku sejak Juli 2020.

"Untuk sekali kancan mereka dibayar Rp 200.000 hingga Rp 500.000," kata Zulhir.

IFR, sang mujikari, mengaku tidak sengaja bertemu dengan para korban dan kemudian menawarkannya kepada pria hidung belang.

Lihat: Kasus Prostitusi Melibatkan Anak di Bawah Umur di Pidie, Mucikari dan Dua Pria Hidung Belang Ditangkap

IFR menerima imbalan sebesar Rp 50 ribu setiap sekali transaksi pelayanan yang diberikan para korban.

"Saya diberikan uang Rp 50 ribu sebanyak tiga kali, jadi total saya terima Rp 150 ribu," ujar IFR.

Rubrik

Komentar

Loading...