Polisi Bekuk Lagi Penjambret Mahasiswi di Banda Aceh

Polisi Bekuk Lagi Penjambret Mahasiswi di Banda Aceh

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Polisi menangkap tersangka penjambret berinisial IR (30) warga Lamgapang, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Kabupaten Aceh Besar.

Dia ditangkap setelah beberapa hari buron setelah merampas handphone mahasiswi di kawasan Universitas Syiah Kuala (USK), Kota Banda Aceh pada tanggal 7 April 2021 lalu.

Kapolres Banda Aceh melalui Kasatreskrim AKP M Ryan Citra mengatakan, pelaku ditangkap di rumahnya di kawasan Lamgapang, Kabupaten Aceh Besar, Senin malam, 26 April 2021.

Selain IR, petugas juga menangkap satu orang lainnya yakni SF (27), warga Lueng Ie Krueng, Kecamatan Barona Jaya, Kabupaten Aceh Besar, atas sangkaan sebagai penadah barang curian.

“SF ditangkap di salah satu counter HP di kawasan Darussalam, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh,” kata Ryan, Selasa (27/4/2021). 

Dari keterangan tersangka, SF membeli barang itu dari HEN, satu tersangka penjambret lainnya yang kini masih buron.

Adapun aski jambret tersebut lancarkan pelaku pada 7 Arpil 2021 lalu. Korbannya dua mahasiswi masing-masing  SN (23) dan rekannya MH (22). 

Korban sebelumnya berkendara hendak membeli nasi di kawasan Darussalam.

Namun saat sampai di Jalan Inong Balee, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, mereka melihat ada dua orang laki-laki sedang mengikutinya dari belakang. Keduanya belakangan diketahui IR dan HEN.

Dari keterangan korban, IR dan HEN melancarkan aksi dengan cara merampas handphone milik korban yang diletakan di boks depan sepeda motornya saat motor masih berjalan.

“Ketika berhasil merampas harta korban, pelaku langsung melarikan diri, sedangkan dua korban terjatuh dari motornya akibat perampasan tersebut,” kata Ryan.

Diketahui otak dari aksi kejam tersebut adalah HEN yang saat ini menjadi buronan Polresta Banda Aceh.

"SF dijerat dengan Pasal 480 KUHP, sementara IR dijerat dengan Pasal 363 KUHP dan diancam hukuman 7 tahun penjara," kata Ryan.

Sedangkan untuk HEN polisi telah menargetkan waktu pencarian selama satu minggu dimulai dengan hari ini.

“Insya Allah dalam minggu ini HEN akan kita ketahui keberadaanya, tim sedang bergerak juga mencari informasi keberadaan HEN,” katanya.

Rubrik

Komentar

Loading...