Polisi Bekuk Komplotan Perampok Mobil Rokok yang Beraksi di Aceh Besar, Enam Masih Buron

Polisi Bekuk Komplotan Perampok Mobil Rokok yang Beraksi di Aceh Besar, Enam Masih Buron

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Personel Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Aceh membekuk sejumlah tersangka perampok truk rokok yang terjadi di kawasan Lamtamot, Aceh Besar pada 22 Juni 2020 lalu.

Empat orang berhasil ditangkap, di mana sebelumnya petugas juga telah meringkus tiga tersangka sehingga total sudah tujuh orang dibekuk terkait kasus ini.

Ketujuh orang tersebut, masing-masing, dua warga Sumatera Utara yakni AB (43) dan NM (50); dan lima lainnya yakni FH (43), warga Bireuen, MT (32), warga Aceh Timur, SF (34), warga Bireuen, ND (48), warga Pidie Jaya, dan AW (22), warga Pidie.

"Sementara enam lainnya masih buron, namun sudah diketahui identitasnya, mereka diduga sebagai pemilik sekaligus pemegang senjata api ilegal yang bertugas menghadang, menodong sekaligus membawa sopir truk saat perampokan," kata Direskrimum Polda Aceh Kombes Agus Sarjito, Sabtu (18/7/2020).

Agus mengungkapkan, para pelaku ternyata telah merencanakan aksi perampokan tersebut sejak April 2020.

Komplotan ini juga diduga pernah beraksi melakukan perampokan truk rokok sebelumnya di kawasan Aceh Timur pada 2017 lalu.

"Mereka memiliki peran masing-masing yang terdiri dari kelompok pengintai, penghadang (eksekutor) dan pengangkut," katanya.

Selain menangkap para tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti masing-masing, enam mobil yang digunakan para pelaku saat beraksi yang terdiri dari tiga truk, satu Grand Max pick upa, satu Mitsubishi Pajero Sport, dan truk box besar milik korban yang dirampok.

Ada juga barang bukti berupa 115 kotak rokok berbagai jenis serta tiga lembar STNK dan tiga buah kunci kontak.

"Keberhasilan pengungkapan kasus ini berkat kerjasama jajaran Polda Aceh dan Polda Sumatera Utara, sesuai intruksi sekaligus perintah kapolda Aceh," katanya.

Para pelaku pun akan dijerat dengan Pasal 365 Ayat 2 Ke 2 KUHPidana jo Pasal 1 Ayat 1 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Pencurian dengan Kekerasan (Curas) dan kepemilikan senjata api ilegal dengan ancaman 12 tahun penjara serta Pasal 365 jo Pasal 480 jo Pasal 55 KUHPidana dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

"Kepada para pelaku yang buron diharapkan segera menyerahkan diri kepada pihak berwajib agar dapat diproses hukum dengan baik sebelum dilakukan tindakan tegas dan terukur dari pihak kepolisian," katanya.

Rubrik

Komentar

Loading...