Polisi Bekuk Dua Terduga Penjambret di Bener Meriah 

Polisi Bekuk Dua Terduga Penjambret di Bener Meriah 

BERITAKINI.CO, Redelong | Resmob Polres Bener Meriah berhasil membekuk dua orang terduga pelaku penjambretan di jalan Bandara Rembele, Kampung Bale Atu, Kecamatan Bukit Bener Meriah, Rabu (7/4/2021).

Mereka adalah DM (20) dan RS (16), keduanya merupakan warga Kampung Bener Mulie, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah.

Kapolres Bener Meriah melalui Kasatreskrim Iptu Rifki Muslim mengatakan, kedua terduga pelaku sebelumnya melakukan penjambretan dengan korbannya adalah Leni Marlina (34) warga Kampung Pasar Simpang Tiga, Kecamatan Bukit, Bener Meriah.

“Ketika itu, sekira pukul 17.00 WIB, korban bersama kedua anaknya mengendarai sepeda motor dari Simpang Tiga hendak menuju Pasar Simpang Balik, Kecamatan Wih Pesam,” ujar Rifki.

Namun, lanjut Rifki, menceritakan, sesampainya di jalan dua jalur Bandara Rembele, tiba-tiba pelaku mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion mendekati korban.

“Ketika sudah mendekati, pelaku langsung menjambret handphone dan dompet korban yang diletakan di bagasi depan sepeda motor matic milik korban,” katanya.

“Setelah merampas barang milik korban, kedua pelaku langsung meninggalkan korban dengan kecepatan tinggi. Saat itu korban juga mencoba mengejar, namun tidak berhasi."

Selanjutnya, kata Rifki, korban pun melaporan hal tersebut ke Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Bener Meriah sekira pukul 17.15 WIB.

“Sehingga anggota kita melakukan pengejaran ke arah Kecamatan Wih Pesam. Ketika itu, di Kampung Bener Mulie, tim menemukan ciri-ciri kendaraan yang diduga dipakai pelaku,” ungkap Rifki.

Lantas Rifki menambahkan, petugas ketika itu langsung menemukan dua orang terduga pelaku beserta barang bukti dua unit hanphone dan uang berjumlah Rp 60 ribu berada dalam rumah terduga pelaku tersebut.

“Selain itu, kita juga turut mengamankan barang bukti satu l sepeda motor dan juga satu  handphone merk Vivo. Kesu pelaku saat ini sudah kita amankan di Mapolres Bener Meriah untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Rifki.

Editor
Rubrik

Komentar

Loading...