Poktan Tolak Bantuan Bibit DLHK Aceh, Dewan: Wajar, Bibitnya Sudah Banyak yang Mati

Poktan Tolak Bantuan Bibit DLHK Aceh, Dewan: Wajar, Bibitnya Sudah Banyak yang Mati

BERITAKINI.CO, Sigli | Anggota DPRK Pidie Jailani menilai wajar jika kelompok tani penerima manfaat menolak bantuan bibit hasil pengadaan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DPHK) Aceh.

Berdasarkan keterangan kelompok tani, kata Jailani, selain tidak sesuai spesifikasi, bibit-bibit yang disalurkan tersebut kini banyak yang sudah mati.

"Bibit-bibit yang disalurkan ini seperti bibit yang dicabut dari tanah, kemudian dimasukkan dalam polybag," ujar Jailani.

Ia menjelaskan, DPRK sesungguhnya pernah mengusul program pengadaan bibit dalam APBK Pidie tahun lalu.

Lazimnya, setiap bibit bantuan yang diusulkan harus memiliki label sertifikasi. Hal ini penting untuk memastikan bibit tersebut berkualitas.

Baca: Kelompok Tani di Pidie Tolak Bibit Bantuan DLHK Aceh

“Nah, yang disalurkan DLHK Aceh inikan dilaporkan tidak memiliki label sertifikasi,” katanya.

Jailani pun menyayangkan hal itu bisa terjadi.

Dia menilai proses pengawasan sangat lemah baik itu di saat pengadaan bibit hingga penyalurannya.

“Saya menduga penyaluran bibit tidak melalui pendampingan oleh tim pengawas,” katanya.

Baca: Poktan di Pidie Tolak Bantuan Bibit, DLHK Aceh: Segera Diperiksa!

“Sejatinya, selain ada tim pengawas DLHK Provinsi Aceh, penyaluran bibit-bibit ke daerah juga diketahui dinas terkait di daerah setempat.”

Dia meminta Pemerintah Aceh lebih serius membantu para petani di daerah, jangan malah masyarakat mendapatkan bantuan yang tidak layak dan tidak berkualitas.

Begitu juga dengan dinas, mereka tetap harus tahu bantuan yang disalurkan tersebut sudah benar dansesuai spesifikasi.

"Apalagi bantuan itu dari uang rakyat, maka berilah yang berkualitas,” katanya.

“Jangan pernah menganggap petani itu orang yang tidak tau menahu tentang bibit.”

Komentar

Loading...