PNA: Pilkada 2022 Bukan Soal Koordinasi dengan Mendagri, Tapi Amanah UUPA

PNA: Pilkada 2022 Bukan Soal Koordinasi dengan Mendagri, Tapi Amanah UUPA

BERITAKINI.CO, Banda Aceh | Sekjen Partai Nanggroe Aceh (PNA) Miswar Fuadi menegaskan partainya tegas menolak jika pilkada Aceh digelar pada 2024.

"Mengacu pada Undang-Undang Pemerintah Aceh (UUPA) Nomor 11 Tahun 2006, PNA sepakat pilkada di Aceh digelar pada 2022," kata Miswar Fuadi, Selasa (2/2/2021).

Apalagi, kata dia, saat ini KIP Aceh sudah menetapakan tahapan dan jadwal pemilihan kepala daerah tersebut.

Dasar pelaksanaan pilkada di Aceh, kata Miswar, bukanlah atas koordinasi dengan Mendagri.

“Namun memang mengarah pada Undang-Undang Pemerintah Aceh (UUPA) yang menjadi sebuah bentuk kekhususan Tanah Rencong,” katanya.

Miswar berharap semua pihak di Aceh bisa mendukung pilkada berjalan sesuai UUPA.

"Kita harapkan ada komitmen semua pihak, terutama gubernur, DPRA dan KIP Aceh," katanya.

PNA sendiri, kata Miswar, sangat siap untuk menyambut Pilkada 2022.

Apalagi saat ini pihaknya telah melihat beberapa sosok yang berpotensi akan diusung sebagai calon kepala daerah dan wakil kepala daerah pada pilkada mendatang.

"Kita sudah sangat siap dan juga sudah siapkan kader internal dan eksternal partai untuk main di kontestasi 2022," ujarnya 

Sebelumnya diketahui Dirjen Politik dan Pemerintah Umum Kemendagri, Bahtiar mengatakan telah menolak rencana revisi UU Pemilu. Mereka ingin Pilkada serentak tahun 2024 berlaku di seluruh tanah air.

Menurut Bahtiar, pilkada akan digelar tahun 2024 bersamaan dengan penyelenggaraan pileg dan pilpres.

Dalam rentang waktu tersebut, maka daerah akan dijabat oleh pelaksana tugas yang akan ditunjuk oleh Kemendagri.

Rubrik

Komentar

Loading...