Plt Kadisdikbud Agara: Kepsek Tak Mampu Majukan Sekolah akan Diganti

Plt Kadisdikbud Agara: Kepsek Tak Mampu Majukan Sekolah akan Diganti
Plt. Kadisdikbud Agara Bakri Saputra saat rapat peningkatan disiplin dan kompetensi kepala sekolah

BERITAKINI.CO, Kutacane | Bakri Saputra S,Pd. M.Si sepertinya tak ingin menyia-yiakan kepercayaan yang diberikan Bupati Aceh Tenggara Raidin Pinim.

Sejak ditunjuk sebagai Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Agara baru-baru ini, Bakri Saputra langsung bergerak melakukan benah-benah.

Siang tadi, dia mengumpulkan para kepala sekolah SD dan SMP se-Agara untuk mengikuti rapat peningkatan disiplin dan kompetensi.

Di hadapan 240 kepala sekolah, Bakri menegaskan bahwa akan mengambil sikap tegas, termasuk mengganti, jika memang menemukan ada kepala sekolah yang tidak membuat terobosan untuk mencapai target program pendidikan.

Dia juga menegaskan agar setiap kepala sekolah baik SD dan SMP wajib membuat rencana strategis sekolah, tahun depan.

“Perlu diketahui untuk kemajuan pendidikan yang harus diperbaiki itu masalah disiplin guru dan kepala sekolah,” katanya.

Ada 12 instruksi yang wajib diterapkan seluruh kepala sekolah serta para guru ke depannya di antaranya, jika berhalangan hadir, baik guru maupun kepala sekolah, harus menyertakan keterangan yang jelas, jika tidak maka akan ada sanksi tegas.

Selain itu, ke depan guru tak dibenarkan menggunakan handphone di ruang kelas apalagi saat proses belajar mengajar.

“Perbaikan serta perubahan terhadap dunia pendidikan harus kita mulai dari hal-hal yang terkecil terutama dari disiplin para guru dan kepala sekolah,” katanya.

Penegasan ini penting. Sebab, kata Bakri, saat ini tercatat sudah empat sekolah dasar di Aceh Tenggara yang terancam tutup lantaran tak memiliki siswa.

“Jumlah siswanya dari kelas 1 hinga kelas 6 tak sampai 40 orang. Jangan sampai jumlah sekolah tersebut bertambah lagi pada 2019 nanti," ucap Bakri.

Selain Plt Kepala Dinas Dikbud Agara Bakri dan jajaran, hadir juga dalam rapat itu Ketua Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Agara Ruslan Husni S, Pdi dan jajarannya.

Rapat itu dihadiri 173 kepala sekolah SD serta 67 kepala sekolah SMP. | JUPRI

Rubrik

Komentar

Loading...